Blog ini menceritakan tentang Kehidupan yang aku jalani. Keseharian yang ada dalam hidupku. Tentang cinta, tentang perjuangan dan pengorbanan, tentang rasa sakit dan tentang orang-orang yang ada di dalam kehidupanku. Tentang Desa Kecil dan gadis kecil yang mengabdikan hidupnya untuk masyarakat sekitar.

Wednesday, March 11, 2020

Ruang Bermain Anak, Pentingkah?

Source : pixabay.com

Beberapa waktu lalu, aku bertemu dengan seorang ibu muda dan banyak berdiskusi tentang anak bungsunya yang memiliki keterlambatan dalam belajar dan merespon sekitarnya. Kebetulan, di taman baca ada banyak mainan edukasi dan anaknya dengan cepat merespon setiap permainan balok huruf. Anakku juga ikut aktif mengajak teman barunya bermain sambil belajar.

Di sela-sela mengawasi anak bermain, kami membicarakan hal-hal ringan terkait perkembangan anak. Ada satu hal yang terkadang membuat kita tidak pernah memikirkannya. Yakni, ruang bermain anak di rumah. Mungkin, setiap rumah memiliki ruangan gudang untuk menyimpan perkakas. Tapi, terkadang kita lupa menyiapkan satu ruang khusus untuk anak-anak bermain.

Awalnya, aku juga tidak pernah terpikir tentang ruang bermain anak ini. Namun, setelah bercerita ringan, akhirnya terpikir juga di kepalaku untuk membuatkan ruang khusus bermain anak. Yah, mungkin sebagian orang menganggap kalau ruang bermain anak tidak terlalu penting karena seiring berjalannya waktu dan bertambah dewasa, anak-anak tidak lagi memerlukan ruang bermain.

Aku tetap merasa kalau ruang bermain anak sangat penting. Di dalam ruang bermain, anak-anak bisa dengan bebas dan leluasa mengeksplore dirinya. Ruang bermain anak harus dibuat dan dirancang sedemikian rupa untuk membuat anak-anak nyaman saat bermain. Orang tua juga harus menyiapkan kegiatan yang disukai anak-anaknya. Misalnya, si anak tertarik dengan otomotif atau boneka. Maka kita harus menyediakan berbagai permainan edukasi yang dapat menarik minat dan bakat si kecil.

Terus, kalo si kecil udah besar. Ruangannya bakal jadi apa? Apa bakal jadi gudang lagi karena si anak udah nggak doyan main?

Yah ... nggak juga seperti itu. Ruang bermain anak, bisa berubah menjadi ruang berkreasi bagi anak ketika ia beranjak remaja.

Misalnya, si anak yang suka menari. Kita bisa setting ruang bermain menjadi ruang untuk berlatih menari. Ketika si anak memiliki ruang kreasi sendiri, ia akan rajin berlatih untuk menggali potensi bakatnya. Juga mengajak teman-teman sebayanya untuk berlatih bersama di dalam rumah. Seru banget kan kalau masa-masa remaja anak kita juga bisa bermanfaat karena kita sudah terbiasa memberikan fasilitas untuk minat dan bakatnya.

Yah, mungkin sebagian orang sudah punya ruang bermain untuk anaknya. Sebagian lagi, masih menganggap kalau ruang bermain untuk anak tidak terlalu penting.

Kalau menurut aku, ruang bermain anak sangat penting karena permainan yang diminati anak mampu merangsang kecerdasan otaknya. Kita juga bisa melihat minat dan bakat anak sejak dini saat melihat ruang bermain, permainan apa yang dominan dimainkan oleh anak kita.

Aku sendiri belum punya ruangan khusus untuk anak-anak bermain. Harapannya, bisa membuatkan ruang khusus untuk anak-anak bermain. Selain si anak bebas bermain di dalam ruangannya, juga untuk menghindari koleksi mainannya tercecer dan berhamburan ke mana-mana.

Menurut para Moms gimana? Apakah ruang bermain anak penting ada di rumah kita?

Silakan komen di bawah buat yang udah punya pengalaman tentang ruang bermain anak ini ya!


Salam Manis,

@rin.muna

0 komentar:

Post a Comment

Copyright © Rin Muna
Design by Anders Noren | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com | Edited by Gigip Andreas