Menu BacaanMu
- Perfect Hero (546)
- Puisi (121)
- My Experience (118)
- Rumah Literasi Kreatif (87)
- Novel MLB (80)
- Cerpen (72)
- Then Love (60)
- Belajar Menulis (58)
- Esai (56)
- Artikel (44)
- Puisi Akrostik (43)
- Review Buku (22)
- Relima Perpusnas RI (18)
- Review Drama (18)
- Ekonomi & Bisnis (9)
- Novel The Cakra (8)
- Wisata (8)
- Aku dan Taman Bacaku (7)
- Dasawisma (6)
- Review Aplikasi (6)
- Kumpulan Novel (5)
- Daily (4)
- Novel ILY Ustadz (4)
- Opini (4)
- Pendamping Nakal (3)
- Alluna Wedding Party (2)
- Biografi Penulis (2)
- Donasi (1)
- Dongeng (1)
- JNE (1)
- Product (1)
Monday, June 8, 2026
Monday, March 2, 2026
Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia Usai Serangan Militer AS–Israel: Iran Umumkan Berkabung 40 Hari
Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia Usai Serangan Militer AS–Israel: Iran Umumkan Berkabung 40 Hari
Iran telah secara resmi mengonfirmasi bahwa Khamenei syahid dalam serangan militer gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap target-target di Iran, termasuk di wilayah Teheran pada Sabtu (28 Februari 2026). Media negara Iran menyatakan bahwa serangan tersebut mengenai kompleks tempat tinggal dan kantor pusat pemimpin tertinggi itu.
Sebagai respons, pemerintah Iran telah menetapkan masa berkabung nasional selama 40 hari dan libur kerja selama tujuh hari, dengan bendera negara berkibar setengah tiang di banyak wilayah.
Khamenei adalah figur sentral dalam politik Iran dan dunia Syiah selama lebih dari tiga dekade. Ia menggantikan Ayatollah Ruhollah Khomeini, pendiri Republik Islam Iran, dan memegang otoritas tertinggi atas lembaga-lembaga militer, politik, dan agama. Selama masa pemerintahannya, ia menjadi tokoh kontroversial karena kebijakan luar negeri agresif, kebijakan dalam negeri yang keras terhadap oposisi, serta konfrontasi panjang dengan Amerika Serikat dan sekutunya.
Kematian Khamenei terjadi dalam konteks operasi militer skala besar yang diklaim oleh sekutu Washington dan Tel Aviv sebagai serangan strategis terhadap infrastruktur dan pimpinan rezim Iran. Presiden Amerika Serikat menyatakan bahwa operasi ini adalah bagian dari upaya untuk menghadapi ancaman yang dipicu oleh program nuklir Iran dan jaringan proxy militer di Timur Tengah.
Iran mengecam serangan ini sebagai pelanggaran serius terhadap kedaulatan negara dan telah mengancam akan membalas. Negara tersebut juga memperluas respons militer ke wilayah Teluk dan negara-negara yang dekat dengan pangkalan militer AS.
Kematian Khamenei memicu reaksi global. Beberapa negara sekutu Iran menyatakan duka cita, sementara negara-negara Barat menyampaikan kekhawatiran atas kemungkinan eskalasi konflik yang lebih luas. Presiden Rusia mengecam pembunuhan itu sebagai tindakan yang melanggar hukum internasional, dan banyak analis menilai peristiwa ini dapat memperumit dinamika geopolitik di Timur Tengah dan hubungan kekuatan besar dunia.
Dengan wafatnya Khamenei, Iran memasuki fase ketidakpastian politik. Konstitusi Iran menyerukan Majelis Ahli Ulama untuk memilih pengganti pemimpin tertinggi, namun proses ini diperkirakan akan rumit karena keadaan perang dan hilangnya banyak anggota kepemimpinan senior dalam rangkaian serangan secara bersamaan. Pemerintah Iran telah membentuk kepemimpinan sementara untuk mengatur transisi.
Source:
Iran’s Supreme Leader Ayatollah Ali Khamenei, who led the Islamic Republic since 1989, is dead at 86
Iran confirms the death of Ayatollah Ali Khamenei and declares 40 days of national mourning
Putin slams killing of Iran's Khamenei but offers little beyond condolences so far
US Crossed Dangerous Red Line: Iran Says Has No Option but to Respond After Khamenei Killing
Tuesday, October 28, 2025
DBS Foundation & Dicoding Siap Cetak 70.000 Talenta Digital Muda Indonesia Lewat Coding Camp 2026
DBS Foundation & Dicoding Siap Cetak 70.000 Talenta Digital Muda Indonesia Lewat Coding Camp 2026
Investasi pada SDM Digital, Jalan Menuju Ekonomi Indonesia yang Tangguh dan Berdaya Saing Global
Jakarta, 28 Oktober 2025 — Dalam semangat Hari Sumpah Pemuda, DBS Foundation bersama Dicoding Indonesia kembali meluncurkan program Coding Camp 2026 powered by DBS Foundation. Program ini menargetkan 70.000 peserta dari seluruh Indonesia, dengan tiga fokus pelatihan utama: Artificial Intelligence (AI), Data Science, dan Full Stack Web Development.
Inisiatif yang telah memasuki tahun keempat ini menggandeng 10 universitas ternama di Indonesia — mulai dari Universitas Gadjah Mada hingga Institut Teknologi Del — untuk memperluas dampak dan menjangkau lebih banyak generasi muda. Melalui kolaborasi ini, pelajar vokasi, mahasiswa, perempuan, dan penyandang disabilitas memiliki kesempatan yang sama untuk mengasah keterampilan digital mereka.
“Program ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan kemampuan digital siswa SMK dan mendukung pembelajaran AI serta coding yang menjadi prioritas saat ini,” ujar Tatang Muttaqin, Dirjen Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Layanan Khusus (PKPLK) Kemendikdasmen RI.
Sementara itu, Mona Monika, Head of Group Strategic Marketing and Communications PT Bank DBS Indonesia, menegaskan bahwa program ini merupakan wujud nyata visi DBS Foundation melalui pilar Impact Beyond Banking.
“Kami percaya inklusi digital adalah kunci memperluas kesejahteraan dan peluang ekonomi bagi semua kalangan,” ujarnya.
💻 Coding Camp 2026: Membuka Akses dan Menciptakan Dampak Nyata
Pendaftaran program dibuka mulai 21 Oktober 2025 hingga 15 Januari 2026, menyasar mahasiswa, pelajar vokasi, hingga kelompok marjinal. Para peserta akan menjalani pelatihan terstruktur selama 900 jam (setara satu semester) dengan metode project-based learning.
Selain memperkuat kemampuan teknis di bidang AI, Data Science, dan Web Development, peserta juga mendapat pelatihan bahasa Inggris dan literasi keuangan, agar siap bersaing di pasar kerja global.
CEO Dicoding, Narenda Wicaksono, menambahkan,
“Kami ingin mencetak talenta digital yang kreatif, kolaboratif, dan solutif. Sejauh ini lebih dari 400 karya digital lahir dari program ini, membuktikan bahwa anak muda Indonesia mampu menciptakan solusi bagi masyarakat.”
Sejak diluncurkan pada 2023, Coding Camp powered by DBS Foundation telah menjangkau 177.000 peserta, termasuk 45.609 perempuan, 28.112 masyarakat marginal, 1.178 penyandang disabilitas, dan 7.526 tenaga pendidik.
Investasi SDM Digital untuk Indonesia Emas 2045
Transformasi digital Indonesia kini bergerak cepat. Menurut laporan World Economic Forum (WEF, 2025), keterampilan di bidang AI dan analisis data menjadi kompetensi paling dibutuhkan di masa depan. Sementara itu, Peta Jalan Talenta Informatika Indonesia 2025 menunjukkan bahwa negeri ini masih kekurangan 23 juta tenaga kerja digital untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045.
Dengan latar ini, program Coding Camp menjadi lebih dari sekadar pelatihan—ia adalah investasi jangka panjang dalam perekonomian nasional.
Beberapa korelasi pentingnya antara lain:
-
Menopang pertumbuhan ekonomi digital nasional.
Menurut Google, Temasek, dan Bain (2024), nilai ekonomi digital Indonesia telah mencapai US$90 miliar dan berpotensi menembus US$600 miliar pada 2030. Untuk menjaga momentum ini, pasokan talenta digital menjadi faktor kunci. -
Mendorong inklusi ekonomi dan pemerataan kesempatan kerja.
Dengan menjangkau perempuan dan kelompok disabilitas, Coding Camp membantu membuka akses ekonomi yang lebih adil dan berkelanjutan — sesuai dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). -
Mengurangi ketimpangan wilayah digital.
Melalui kolaborasi lintas universitas dan platform daring Dicoding, pelatihan ini memperluas akses hingga daerah-daerah nonmetropolitan, membantu daerah tertinggal ikut menikmati peluang ekonomi digital. -
Meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia di tingkat global.
Talenta muda yang menguasai teknologi berbasis AI dan data sains akan menjadi tulang punggung produktivitas nasional, memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat ekonomi kreatif dan teknologi di Asia Tenggara.
🌏 Dari Sumpah Pemuda ke Sumpah Digital: Membangun Indonesia Tangguh dan Berdaya Saing
Di era ketika teknologi menjadi penggerak utama ekonomi, Coding Camp 2026 menjadi simbol semangat gotong royong digital Indonesia — semangat untuk belajar, berbagi, dan tumbuh bersama.
Kolaborasi antara DBS Foundation, Dicoding, dan dunia pendidikan bukan sekadar proyek sosial, melainkan pondasi ekonomi masa depan.
Seperti semangat para pemuda 1928 yang bersumpah untuk mempersatukan bangsa, pemuda masa kini memegang “sumpah digital” — untuk membangun negeri melalui keterampilan, inovasi, dan kolaborasi teknologi.
Referensi:
-
Siaran Pers: DBS Foundation & Dicoding Indonesia, 28 Oktober 2025.
-
World Economic Forum. (2025). Future of Jobs Report.
-
Kementerian Kominfo. (2025). Peta Jalan Talenta Informatika Indonesia 2025.
-
Google, Temasek, Bain & Co. (2024). e-Conomy SEA Report.
-
Bank Indonesia. (2025). Outlook Ekonomi Digital Indonesia 2025.
🖋️ Ditulis oleh Rin Muna
Penulis, pegiat literasi, dan pemerhati ekonomi kreatif.
Untuk artikel inspiratif lainnya, kunjungi: www.rinmuna.com
Saturday, October 25, 2025
MOTION: Ketika Gaya Hidup dan Ekonomi Bergerak Bersama di Jalan Raya
MOTION: Ketika Gaya Hidup dan Ekonomi Bergerak Bersama di Jalan Raya
Refleksi atas Motoplex in Action 2025 dan Semangat Mobilitas Ekonomi Baru Indonesia
Oleh Rin Muna | www.rinmuna.com
Ada sesuatu yang magis dari suara mesin yang menyala di pagi hari — bunyinya seperti irama perjalanan, memanggil orang untuk bergerak. Di tengah hiruk pikuk kota dan derasnya arus modernitas, roda dua selalu punya cerita tentang kebebasan, solidaritas, dan gaya hidup.
Pada 25 Oktober 2025, PT Piaggio Indonesia kembali menggelar MOTION: Motoplex in Action, bukan hanya di satu kota, tetapi sekaligus di Mataram, Samarinda, dan Makassar. Tiga kota yang mewakili denyut energi Indonesia Timur dan Tengah, di mana semangat otomotif, kreativitas, dan ekonomi lokal bertemu dalam satu panggung yang disebut mototainment — perpaduan antara motor, hiburan, dan gaya hidup.
Dengan konsep 3E (Experience, Entertainment, Empowerment), acara ini mengajak komunitas untuk lebih dari sekadar berkendara. Ada city ride yang menyatukan penggemar motor Italia dari berbagai kalangan, coaching clinic tentang perawatan dan gaya berkendara, hingga kolaborasi dengan brand lokal yang memberi sentuhan kreatif dan membangkitkan kebanggaan akan karya anak negeri.
Dari Jalan Raya ke Panggung Ekonomi Rakyat
Sejarah panjang Indonesia mencatat, sejak masa kolonial hingga awal kemerdekaan, motor adalah simbol mobilitas sosial — alat bagi rakyat untuk berpindah, berdagang, dan bekerja. Ketika ekonomi nasional mulai tumbuh di era 1970-an, motor menjadi kendaraan transformatif: murah, efisien, dan dekat dengan kehidupan masyarakat kecil.
Kini, motor bukan sekadar alat transportasi, tetapi telah berevolusi menjadi bagian dari gaya hidup, ekspresi diri, bahkan instrumen ekonomi kreatif. Acara seperti MOTION: Motoplex in Action tidak hanya menampilkan keindahan desain Italia dan adrenalin berkendara, tetapi juga menggambarkan ekonomi baru yang berpusat pada pengalaman (experience economy) — ekonomi yang tumbuh dari nilai emosional, interaksi sosial, dan kebersamaan komunitas.
Kolaborasi antara Piaggio Indonesia dan brand-brand lokal dalam MOTION juga mencerminkan pergeseran besar dalam paradigma ekonomi Indonesia: dari sekadar konsumsi menjadi ko-kreasi, dari industri berat menuju ekonomi kreatif berbasis komunitas.
🏍️ Mototainment dan Kebangkitan Ekonomi Daerah
Kehadiran MOTION di tiga kota — Mataram, Samarinda, dan Makassar — tidaklah kebetulan. Ketiganya adalah kota-kota yang menjadi poros ekonomi baru di luar Jawa. Di Samarinda, geliat industri UMKM dan pariwisata mulai bersanding dengan semangat digitalisasi. Di Mataram, kreativitas lokal berkembang pesat seiring tumbuhnya sektor pariwisata. Dan di Makassar, jaringan ekonomi maritim dan komunitas otomotifnya saling menguatkan.
Event otomotif yang dikemas dengan pendekatan gaya hidup seperti MOTION menjadi bentuk stimulus ekonomi mikro — menggerakkan sektor kuliner, fashion, dan pariwisata lokal. Ia menciptakan multiplier effect yang tidak selalu tercatat di statistik nasional, tapi nyata terasa di lapangan: hotel yang penuh, pedagang kecil yang laris, hingga seniman lokal yang mendapat ruang tampil.
💫 Membaca Arah Ekonomi Indonesia: Dari Konsumsi ke Koneksi
Jika kita melihat perjalanan ekonomi Indonesia dari masa lalu, pertumbuhan sering kali digerakkan oleh konsumsi — belanja besar-besaran dan pembangunan infrastruktur. Tapi masa depan menuntut sesuatu yang lebih: ekonomi berbasis hubungan (connection economy).
MOTION hadir sebagai cermin bahwa masyarakat kini mencari makna dalam aktivitas ekonomi mereka. Orang tak hanya ingin membeli, tapi ingin merasa menjadi bagian dari sesuatu. Inilah alasan mengapa community-based brand experience seperti yang dibangun Piaggio lewat Motoplex begitu kuat dampaknya — ia membangun emosi dan loyalitas, bukan sekadar transaksi.
Seperti halnya sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang kini berkontribusi signifikan terhadap PDB nasional, kegiatan berbasis gaya hidup dan komunitas otomotif dapat menjadi motor penggerak ekonomi daerah. Dari bengkel kecil hingga industri merchandise lokal, semua mendapat percikan energi dari event seperti MOTION.
🕊️ Ketika Mesin dan Manusia Bergerak Bersama
Ada filosofi indah di balik suara mesin motor — ia tak akan berjalan tanpa keseimbangan. Begitu pula dengan ekonomi: ia tak bisa tumbuh hanya dengan kecepatan, tapi juga membutuhkan harmoni antara inovasi dan nilai kemanusiaan.
Apa yang dilakukan Piaggio Indonesia lewat MOTION adalah bentuk nyata dari keseimbangan itu. Sebuah ruang di mana mobilitas bertemu kreativitas, dan gaya hidup bertemu keberlanjutan ekonomi.
Jika dulu motor membawa rakyat Indonesia menuju pasar dan pabrik, kini motor membawa kita ke arah baru: menuju ruang sosial yang lebih inklusif, di mana ekonomi bukan hanya tentang angka, tapi juga tentang rasa, identitas, dan kebersamaan.
Dan di setiap deru mesin Vespa yang melintas di sore hari, kita seolah mendengar bisikan masa depan: bahwa roda ekonomi Indonesia akan terus berputar, selama manusia masih mau bergerak — bersama, berkreasi, dan berbagi.
📚 Daftar Pustaka
-
PT Piaggio Indonesia. (2025). Informasi Media – MOTION: Motoplex in Action Hadir di Tiga Kota Sekaligus! Nikmati Keseruan Otomotif dan Gaya Hidup Buat Weekend Kamu Lebih Seru. Jakarta: PT Piaggio Indonesia.
-
Badan Pusat Statistik. (2024). Pertumbuhan Ekonomi Regional Indonesia 2015–2024.
-
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. (2025). Laporan Perkembangan Ekonomi Kreatif Nasional.
-
Bank Indonesia. (2025). Tren Ekonomi Digital dan Konsumsi Domestik di Indonesia.
-
Nugroho, A. (2023). Ekonomi Pengalaman dan Budaya Konsumsi di Era Digital. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Friday, October 24, 2025
Menata Ulang Makna Kemajuan: Ketika Keberlanjutan Menjadi Arah Baru Perekonomian Dunia
Menata Ulang Makna Kemajuan: Ketika Keberlanjutan Menjadi Arah Baru Perekonomian Dunia
Refleksi dari Lima Tren Pembiayaan Berkelanjutan yang Diumumkan Bank DBS Indonesia
Oleh Rin Muna | www.rinmuna.com
Dalam forum yang digelar pada 24 Oktober 2025, Helge Muenkel, Chief Sustainability Officer DBS Bank, mengungkapkan lima tren utama yang akan membentuk masa depan pembiayaan berkelanjutan (sustainable financing) dunia. Ia menegaskan bahwa sektor keuangan memiliki peran strategis dalam mempercepat transformasi menuju ekonomi rendah karbon, di mana keberhasilan tidak lagi diukur dari laba semata, tetapi juga dari dampak sosial dan ekologis yang diciptakan.
Dari Fosil ke Masa Depan: Transition Finance sebagai Jembatan Harapan
Indonesia telah lama hidup dari sumber daya alamnya — dari batubara, migas, hingga hasil hutan. Perekonomian negeri ini tumbuh pesat pada dekade 1970–1990-an berkat eksploitasi energi fosil, namun di balik itu muncul ketergantungan yang panjang terhadap sektor yang lambat bertransformasi.
Kini, konsep transition finance hadir sebagai jembatan di antara dua dunia: masa lalu yang berbasis eksploitasi dan masa depan yang menuntut keberlanjutan. Pendekatan ini mendukung sektor-sektor padat karbon untuk secara bertahap beralih menuju operasi yang lebih ramah lingkungan tanpa mengorbankan pertumbuhan sosial-ekonomi.
Bagi Indonesia, inilah fase penting menuju keseimbangan — bagaimana menurunkan emisi sambil tetap menjaga denyut ekonomi rakyat. Model pembiayaan transisi seperti ini membuka ruang bagi inovasi lokal: teknologi bersih, efisiensi energi, hingga wirausaha hijau yang tumbuh di daerah.
Inovasi Keuangan: Dari Karbon ke Nilai
Krisis iklim menuntut bukan hanya teknologi baru, tetapi juga cara berpikir baru tentang nilai ekonomi. Sistem carbon credit dan munculnya transition credit kini menjadi instrumen penting dalam mengalirkan modal ke proyek-proyek hijau yang nyata.
Langkah DBS Bank melalui pendirian Climate Impact X (CIX) — bursa karbon global bersama Temasek dan Singapore Exchange — merupakan bukti bahwa dunia keuangan bisa menjadi motor perubahan, bukan sekadar penonton. Di tangan lembaga keuangan progresif, pembiayaan bukan lagi sekadar menghitung angka, tapi juga menakar dampak bagi bumi.
Keberlanjutan Adalah Bisnis yang Baik
Di masa lalu, banyak yang mengira bahwa tanggung jawab lingkungan berarti menurunkan keuntungan. Namun data dan kenyataan kini berkata lain. Perusahaan yang menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) terbukti lebih tangguh menghadapi gejolak ekonomi global.
Helge Muenkel menyebut bahwa keberlanjutan bukan lagi “biaya tambahan”, tetapi investasi masa depan. Dalam bahasa sederhana: kita tidak kehilangan apa-apa dengan menjaga bumi, justru kita kehilangan segalanya jika mengabaikannya.
Melindungi Alam = Melindungi Perekonomian
Indonesia, dengan 20 persen hutan mangrove dunia dan keanekaragaman hayati luar biasa, memegang kunci penting dalam Nature-Based Solutions (NBS). Proyek restorasi mangrove dan rehabilitasi lahan gambut bukan hanya proyek lingkungan, tetapi juga sumber daya ekonomi baru yang mampu menciptakan lapangan kerja, melindungi pesisir, dan mengurangi kerugian akibat bencana.
Kolaborasi Adalah Kunci
Transformasi hijau tidak bisa dilakukan sendirian. DBS Indonesia, lewat kolaborasi lintas sektor dengan ADB, IFC, dan Karian Water Services, telah menunjukkan bagaimana model blended finance bisa menghadirkan air bersih bagi jutaan penduduk di Jakarta dan Tangerang.
Kolaborasi seperti ini menjadi contoh bagaimana sinergi antara pemerintah, sektor swasta, dan lembaga keuangan dapat membentuk ekosistem ekonomi hijau yang inklusif.
Menyambung Sejarah, Menyongsong Masa Depan
Jika kita menoleh ke belakang, ekonomi Indonesia pernah berakar kuat pada kekayaan alam dan industri ekstraktif. Namun, pola itu sudah tidak relevan untuk menghadapi masa depan yang ditandai oleh krisis iklim dan disrupsi teknologi.
📚 Daftar Pustaka:
-
DBS Bank Indonesia. (2025). Chief Sustainability Officer Bank DBS Ungkap 5 Tren yang Membentuk Arah Sustainable Financing Saat Ini. Siaran Pers, 24 Oktober 2025.
-
PwC Global. (2024). Centre for Nature Positive Business Report.
-
World Benchmarking Alliance. (2022). Nature Benchmark Press Release.
-
Corporate Governance Institute. (2025). Companies with Good ESG Perform Better.
-
Kementerian Keuangan Republik Indonesia. (2025). Laporan Keuangan Berkelanjutan Nasional.
-
Bank Indonesia. (2025). Outlook Ekonomi Hijau dan Pembiayaan Berkelanjutan Indonesia.
Thursday, August 14, 2025
Saat Ilmu Dijadikan Ladang Bisnis
Saat Ilmu Dijadikan Ladang Bisnis
Thursday, June 19, 2025
Malam Pertama Jadi Indah dan Berkesan Karena Ini.
Malam Pertama Jadi Indah dan Berkesan Karena Ini
Tidak hanya soal “yang pertama,” malam pertama romantis adalah kisah dua hati yang menemukan iramanya—lewat detail kecil dan kesiapan dari tubuh serta pikiran. Semua orang menginginkan malam pertama bisa menjadi momen yang romantis dan berkesan. Tentunya, tidak sekedar tidur bersama. Malam pertama bisa dimulai dengan indah karena persiapan yang matang dan pengetahuan tentang keindahan seksual yang baik dan benar.
Buat kamu yang belum menikah dan ingin menikah, tema yang satu ini sangat cocok untuk dijadikan referensi supaya malam pertama bersama pasanganmu bisa menjadi indah dan berkesan. Kalau belum menikah, jangan dipraktikan dulu, ya! Karena pasangan yang sangat kamu cintai hari ini, belum tentu memiliki keberanian untuk menjadikanmu sebagai suami/istri, atau belum tentu menjadi jodohmu meski kamu sudah menggenggamnya dengan sangat erat.
Yuk, simak tips di bawah ini supaya kamu bisa menciptakan suasana malam pertama yang mengesankan!
1. Rilekskan Pikiran & Tubuh
Rasa cemas adalah musuh utama. HelloSehat mencatat, stres dan kekhawatiran dapat membuat otot Miss V kaku dan mengganggu proses penetrasi pertama hellosehat . Sesi meditasi ringan sebelum tidur, mandi hangat, atau sekadar obrolan menenangkan sangat membantu menghilangkan gugup.
2. Rahasia Foreplay: Lebih dari Sekadar Pemanasan
Foreplay bukan sekadar aksesoris, tapi fondasi agar tubuh siap menerima. HelloSehat merekomendasikan 10–15 menit foreplay lewat ciuman, belaian, atau kata-kata manis agar pelumasan alami terjadi. Secara ilmiah, foreplay meningkatkan aliran darah ke organ genital dan membangkitkan gairah secara fisik dan emosional .
3. Pelumas: Sang Penyelamat Kenyamanan
Karena lubrikasi alami bisa kurang, pakai pelumas berbasis air. Ini membantu mengurangi gesekan dan rasa sakit saat penetrasi. HelloSehat menekankan bahan dasar air agar minim risiko iritasi, terutama untuk pengguna yang rentan infeksi.
4. Stimulasi Klitoral: Tingkatkan Kesempatan Orgasme
Penetrasi saja tidak cukup untuk banyak wanita mencapai klimaks—klitoris adalah pusat kenikmatan utama. Penelitian menunjukkan hanya 25–30 % wanita yang orgasme hanya dari penetrasi, sementara stimulasi klitoral meningkatkan kemungkinan orgasme psychologytoday.com. Pendekatan foreplay yang inklusif dan menjajal zona sensitif penting sekali.
5. Komunikasi: Kunci Keintiman & Kenyamanan
Diskusi ringan seperti “sakit di sini ya?” atau “pelan sedikit dong” membantu menciptakan rasa aman dan diterima. HelloSehat menambahkan, komunikasi membantu memperkuat ikatan emosional. Hal ini sejalan dengan penelitian pillow talk—percakapan hangat setelah intim meningkatkan ikatan dan kepuasan hubungan.
6. Menjaga Mood dan Setting
Suasana malam pertama bisa makin mengesankan dengan suasana yang mendukung—lampu redup, aroma lembut, musik tenang. Sumber seperti Bonobology menyarankan untuk menyesuaikan ekspektasi, memupuk fantasi yang realistis, dan menjaga mood agar tidak hambar bonobology.com.
7. Perhatian Setelahnya: Pelengkap Keintiman
Setelah inti, jangan lupa membangun momen pelukan, cuddling, bahkan ngobrol sambil santai. Ini memunculkan hormon oksitosin yang memperkuat koneksi emosional . HelloSehat juga menyarankan untuk minum air, buang air kecil, dan bersihkan diri supaya kesehatan tetap terjaga.
Malam pertama jadi istimewa bukan karena ritualnya, tapi karena kehadiran penuh (mental, emosional, dan fisik). Ketika dua orang saling mendukung lewat ketenangan, stimulasi lembut, komunikasi, suasana, dan perawatan, maka malam itu bukan hanya “pertama”, tapi juga momen yang terkenang abadi.
Referensi:
-
HelloSehat: tips malam pertama, pelumas, foreplay & kebersihan
-
Psychology Today: stimulasi klitoral & orgasme
-
Bonobology: membangun ekspektasi & mood
-
Wikipedia Pillow talk & Foreplay
Saturday, October 5, 2024
Penulis Pengendali Moral Bangsa
Zaman
semakin maju, tapi kualitas moral manusia semakin mundur. Banyak penyimpangan
sosial yang saat ini dianggap normal. Kenapa? Apa pengaruh terbesarnya dan
bagaimana dampak yang timbul dari normalisasi penyimpangan sosial?
Bicara
tentang moral, tentunya kita akan membicarakan tentang pedoman hidup seseorang.
Tentang perbuatan baik yang harus dilakukan dan perbuatan buruk yang harus
ditinggalkan. Moral, satu kata yang terlihat sepele, semu, tidak bisa disentuh,
tetapi memiliki pengaruh besar bagi kehidupan. Sayangnya, moral yang seharusnya
semakin baik seiring dengan perkembangan zaman, justru semakin menurun, bahkan bisa
dibilang jeblok.
Moral
memiliki tatanan penting dalam menjalankan roda kehidupan manusia. Oleh
karenanya, orang-orang penting harus memiliki moral yang baik, supaya seluruh
dunia bisa menjadi lebih baik. Tetapi hal ini tidak bisa terjadi karena
kerusakan moral terjadi secara global di seluruh dunia. Bahkan, orang-orang
yang duduk di kursi penguasa tertinggi, memiliki kualitas moral yang buruk. Indikatornya
ialah terjadinya banyak korupsi, kolusi, dan nepotisme di dalam sebuah negara.
Ketika
sebuah bangsa memiliki pemimpin bermoral buruk, maka bangsa tersebut akan mudah
hancur tanpa berperang dengan negara lain. Artinya, pemimpin yang tidak
bermoral sedang menghancurkan masa depan bangsanya sendiri.
Contoh
kasus yang marak terjadi ialah perang argumentasi antar pemimpin hingga
pemimpin negara yang tidak beretika dalam berkomentar dan dianggap sebagai hal
lumrah oleh para pendukungnya. Bukankah hal ini menjadi sumber utama rusaknya
moral bangsa? Tapi semua seolah dianggap wajar hingga menjadi panutan negatif
bagi rakyatnya.
Ditambah
lagi dengan literatur buruk yang tertulis abadi untuk masa depan. Kenapa aku
bilang buruk? Karena ada banyak penulis nakal yang melahirkan tulisan-tulisan
bakal. Tulisan nakal melahirkan
penyimpangan sosial yang dinormalisasi. Terlebih, tulisan zaman sekarang adalah
tulisan yang sangat mudah diakses oleh semua kalangan. Sehingga, tidak menutup
kemungkinan kalau kita akan bertemu dengan tulisan-tulisan nakal yang
memengaruhi pola pikir dan aktivitas sosial manusia.
Kita
bisa mengambil contoh dan pelajaran dari kasus skandal video syur antara guru
dan murid di Gorontalo pada tahun 2024. Hubungan terlarang antara siswi SMA dan
gurunya itu kerap menjadi bahan bacaan yang disajikan oleh penulis di sebuah
platform baca online. Beberapa penulis memilih untuk menormalisasi penyimpangan
sosial dengan menjadikannya tokoh utama. Tokoh utama yang melakukan perbuatan
buruk ditulis sebagai hal yang normal, bahkan mendapat dukungan penuh dari
penulisnya dengan dalih menyajikan cerita dari sudut pandang yang berbeda.
Semakin
maraknya tulisan-tulisan yang melibatkan siswa-siswa sekolah dengan konten
dewasa di dalamnya, tentunya akan memengaruhi pemikiran dan perilaku sosial di
masyarakat. Terlebih, hal-hal negatif yang beredar di media sosial justru
menjadi konten yang “viral” dan dikejar oleh banyak orang demi sebuah
kepopuleran.
Maraknya
konten negatif yang viral adalah indikator perilaku masyarakat sebagai target market
atau pasar atas konten tersebut. Ketika konten negatif yang viral, artinya
selera mayoritas masyarakat ialah konten-konten yang negatif. Sehingga, konten
positif kerap tenggelam dan tidak menjadi perhatian masyarakat.
Konten
negatif tidak hanya dalam bentuk foto dan video di media sosial. Platform
menulis yang pengkaryanya dianggap sebagai seseorang yang melek literasi dan
memiliki intelektual tinggi, ternyata juga banyak yang menyajikan konten-konten
negatif. Konten negatif dalam bentuk narasi panjang atau novel juga menjadi
salah satu selera tertinggi masyarakat. Artinya, pola pikir dan selera
masyarakat atas konten-konten negatif sudah menjadi makanan sehari-hari dan
dianggap wajar.
Konten
berupa tulisan adalah sumber utama dari segala konten-konten yang beredar. Sebelum
menjadi sebuah video yang menarik, tentunya seseorang harus memiliki kemampuan
untuk menulis dan mengolah informasi tersebut. Foto dan video, merupakan hasil
dari sebuah literatur. Ketika literatur baik, maka kualitas foto, video, dan
film akan sebaik literatur di suatu negara.
Baik
konten tulisan maupun video, semuanya bisa dikendalikan oleh penulis.
Karya-karya seorang penulis, akan menjadi sebuah panutan (role model) bagi
banyak penikmatnya. Penikmat yang hari ini membaca atau menonton, mungkin akan
melahirkan sebuah karya yang mirip atau bahkan sama dengan karya-karya yang
mereka nikmati sebelumnya. Di sinilah, peran penting seorang penulis dalam
mengendalikan moral bangsa. Penulis yang menyuguhkan karya-karya bermoral baik,
tentunya akan menghasilkan pembaca yang bermoral baik pula.
Dalam
beberapa kesempatan, aku berkeliling ke toko buku. Mencari buku-buku tentang
etika dan moral. Sayang, aku tidak menemukannya. Seingatku, aku pernah membaca
buku tentang etika kepenulisan saat aku masih kecil. Bahkan, di sekolah diajari
tentang “Budi Pekerti” yang membuat terbiasa mengenal baik-buruk suatu keadaan
atau peristiwa.
Siapa
orang paling berkuasa yang bisa mengendalikan beredarnya buku-buku di
masyarakat? Ya, pemerintah. Ketika pemerintah mengeluarkan program peluncuran
buku-buku tentang etika dan moral dengan jumlah yang banyak, tentunya akan
memengaruhi pasar dan pola pikir pembacanya. Sayangnya, pemerintahan saat ini
justru khawatir jika rakyatnya terlalu pandai dan bermoral baik. Karena mereka
tidak akan bisa menyetel rakyat untuk membuat kekuasaan mereka abadi dan
penyimpangan yang mereka lakukan dianggap wajar oleh masyarakat.
Menormalisasi
sebuah penyimpangan sosial, akan melahirkan kebiasaan korupsi, kolusi,
nepotisme, dan lain-lain. Setelah mengamati perubahan sosial selama beberapa
tahun belakangan ini, sumber pengendali moral terbesar adalah pada naskah
kepenulisan. Saat ini, kualitas naskah kepenulisan sangat menurun drastis secara
konteks. Penulis yang memilih di jalur yang benar, tidak mendapatkan atensi dari
masyarakat banyak. Hanya orang-orang tertentu yang memiliki tingkat intelektual
tinggi yang membacanya karena mereka sudah pandai memilah dan memilih bahan
bacaan.
Selera
mayoritas masyarakat adalah gambaran besar tentang karakter sebuah bangsa. Kita
tidak bisa mengendalikan sepenuhnya dan mengubahnya dalam waktu singkat. Tapi,
kita bisa mengupayakannya dengan mengendalikan beredarnya naskah-naskah buku
yang tidak baik dan bermoral. Saat ini, banyak buku dewasa yang dijual bebas,
bahkan bisa dibaca secara gratis. Aku lebih setuju ketika buku-buku dewasa itu
bisa dikurasi secara ketat agar tidak sembarang orang bisa menuliskan
adegan-adegan dewasa secara eksplisit. Buku-buku dewasa dengan konten-konten
berbahaya juga seharusnya diberikan akses khusus atau diberikan tarif harga
tinggi agar tidak dibaca oleh anak-anak remaja. Hal ini, tentunya menjadi upaya
yang baik untuk mengendalikan moral masyarakat.
Mungkinkah
kita akan membiarkan anak-anak kita yang hari ini belum lahir, mengalami
kerusakan moral pada 20 tahun mendatang karena literature tentang etika, moral,
dan tata krama sudah sangat langka. Dari mana anak-anak kita akan belajar
tentang begitu indahnya masa depan, jika yang kita suguhkan adalah kehancuran?
Untuk
para penulis pemula, jika ingin memutuskan menjadi penulis, maka jadilah
penulis yang baik untuk masa depan. Semua tulisan bertujuan untuk memengaruhi
pola pikir manusia. Maka, hadirkanlah tulisan-tulisan yang memberikan pengaruh
positif pada dunia.Karena kita tidak punya cara lain untuk mengendalikan moral
bangsa selain dari sisi agama, satu-satunya harapan adalah para penulis masa
depan.
BIODATA
PENULIS
Namaku Walrina, biasa dipanggil Rin Muna. Aku
memiliki 2 nama pena, yakni Vella Nine
(khusus karya novel) dan Rin Muna. Aku lahir pada tanggal 09 November 1991 di
pondok kecil yang menjadi rumah tinggal kedua orang tuaku. Sekolah di SDN 038
Samboja, SMP Negeri 15 Balikpapan dan SMA Negeri 06 Balikpapan. Saat ini masih
menempuh pendidikan Sastra Inggris di Universitas Terbuka. Aku sangat suka
menulis novel panjang dengan ratusan atau ribuan episode.
Pada 18 Februari 2018, aku mendirikan Taman Bacaan
Masyarakat Bunga Kertas. Sekarang telah berubah menjadi Yayasan Rumah Literasi
Kreatif yang bergerak di bidang sosial dan pendidikan.
Beberapa karya yang telah aku tulis:
1. 20
Buku Antologi Puisi, Cerpen, Esai, dan Dongeng terbitan FAM Publishing
2. Buku Novel
"Perfect Hero" - Novelindo Publishing, 2022
3. Buku Novel
"I am Here, Mr. Rich" - Novelindo Publishing, 2022
4. Then Love
by Vella Nine - Novelme, 2019
5. Perfect
Hero by Vella Nine - Novelme, 2020 [1.373.366 kata]
6. Perfect
Hero Seri 1 versi cetak by Vella Nine - Novelindo Publishing, 2022
7. Perfect
Hero 2 by Vella Nine - Novelme, 2021 [ 572.955 kata]
8. Shaum Me by
Vella Nine - Novelme, 2021
9. I am Here,
Mr. Rich by Vella Nine - Novelme, 2022 [410.769 kata]
10. I am Here,
Mr. Rich Seri 1 versi cetak by Vella Nine - Novelindo Publishing, 2022
11. Menikahi
Lelaki Brengsek by Vella Nine
12. Suami
untuk Istri by Vella Nine - Fizzo, 2022 [ 617.400 kata]
13. Assalamualaikum,
Ya Habib by Vella Nine - Fizzo 2022
14. Mrs. Rose
& Mr. Rich by Vella Nine - Fizzo, 2023
15. Catch Me
Mr. Ghevin by Vella Nine – Fizzo, 2023
16. Magang
90 Hari by Vella Nine – Fizzo, 2023
17. The Cakra
by Vella Nine – Fizzo, 2024
18. Semua karya
di dalam blog pribadi www.rinmuna.com

.png)
.png)
.png)
.png)
