Monday, April 29, 2019

Cerpen | I'm [not] President

Pixabay.com

Aku suka menggambar sejak kecil. Hanya saja, gambaranku tidak begitu baik. Sampai-sampai, semua orang ingin merobek hasil gambarku setiap kali aku memperlihatkannya. Mereka juga sering kali mengejek hanya karena aku menggambar daun berwarna biru.

Bagiku, itu hal menyebalkan dalam hidupku. Ketika orang lain ingin kita memahami pikirannya dan memaksa kita sepemikiran dengannya. Ia tak peduli pada pemikiran berbeda yang ada di kepalaku.

Hari ini aku berjalan ke hulu sungai. Membawa kertas dan pensil untuk menggambar bentuk sungai yang seharusnya punya buaya yang ganas. Bukan untuk memakan orang, tapi untuk menjaga alamnya tidak terjamah perusak.

"Mau ke mana?" sapa seorang anak kecil yang membuatku terkejut.

Aku memandangi sekelilingku yang hanya ditemani pohon-pohon rindang.

"Kamu siapa?"

"Namaku Raja." Anak kecil itu tersenyum ke arahku, manik matanya hijau karena pancaran dedaunan yang ada di hutan ini.

"Kamu dari mana?" tanyaku. Anak itu menunjuk ke salah satu dahan pohon yang me julang tinggi.

"Dari pohon?"

Raja menggelengkan kepalanya, tapi masih menunjuk dahan yang sama. Aku mengamatinya dan masih belum memahami apa maksud anak kecil yang kini ada di sebelahku.

"Aku dari planet 8331." Raja tersenyum bangga sementara aku mengernyitkan dahi mendengar ucapan anehnya itu.

Aku menepuk pipiku berkali-kali, bisa saja aku sedang berhalusinasi. Bisa jadi, anak ini sebenarnya tidak ada. Aku memejamkan mata, membukanya kembali dan menemukan anak kecil itu masih berdiri di depanku. Kuulangi beberapa kali, hasilnya masih sama.

"Mau apa ke sini?" tanyaku akhirnya. Walau aku tahu, kalau pertanyaanku pasti akan mendapatkan jawaban konyol dari anak kecil ini

"Aku mau cari presiden."

"Presiden?" Aku menatap wajah mungil itu penuh tanya, untuk apa dia mencari presiden?

Raja menganggukkan kepalanya dengan pasti. "Apa kamu seorang presiden?"

Aku menggelengkan kepala.

"Kenapa?"

Pertanyaan anak itu membuat bola mataku ingin keluar dari tempatnya.

"Kenapa? Yah ... karena ..." Aku berusaha mencari jawaban yang tepat agar anak kecil ini tidak perlu mengajukan pertanyaan yang berikutnya.

"Karena apa?" tanya Raja, wajahnya serius menatapku.

"Karena aku bukan seorang pemimpin."

"Kenapa bukan seorang pemimpin?"

"Pemimpin harus punya orang lain untuk di pimpin. Sedangkan aku, aku tidak bisa memimpin orang lain."

"Kalau begitu, pimpinlah aku!"

Kali ini kata-kata Raja membuat lidahku ingin keluar dari tempatnya. Aku tertawa kecil menatapnya. "Itu tidak mungkin."

"Kenapa?"

"Aku tidak bisa memimpin."

"Aku akan melakukan apa saja yang kamu perintahkan."

"Aku tidak bisa."

"Kenapa?"

"Karena aku tidak bisa memimpin."

"Kenapa tidak bisa?"

"Tidak ada orang yang bisa aku pimpin."

"Aku mau."

Aku diam, tak lagi menghiraukan pertanyaannya. Aku berpaling dan melangkah pergi. Aku bisa gila jika meladeni pertanyaan anak-anak yang sulit sekali aku pahami.

"Jadilah presiden untukku!" Raja masih saja mengikuti langkahku.

"Untuk apa?"

"Supaya ada yang memimpin."

"Ada seseorang yang menjadi presiden. Carilah orang itu, bukan aku."

"Aku maunya kamu."

"Apa kamu tidak ada pekerjaan lain selain mencari seorang presiden? Lebih baik kamu pulang dan belajarlah membaca dengan baik!" gertakku.

"Kenapa orang dewasa selalu menilai anak-anak itu remeh?" tanya Raja lagi.

Aku menghela napas dan tidak menjawab pertanyaannya.

"Kenapa orang dewasa tidak mau memimpin anak-anak?"

Aku menggeleng-gelengkan kepala tanda tidak mengerti maksud anak kecil yang masih berjalan di belakangku.

"Kenapa kamu tidak mau jadi presiden? Kalau tidak bisa memimpin banyak, cukup pimpin aku dan jadilah presiden."

Aku menghela napas dan membalikkan tubuhku. "Kalau hari ini aku jadi presiden, bisakah kamu pergi dari sini sekarang juga?"

"Tidak bisa."

"Kenapa? Bukankah kamu ingin menuruti semua perintah presiden?"

Raja menganggukkan kepalanya.

"Baiklah kalau begitu. Berhenti mengikutiku, pergilah jauh! Ini perintah presiden."

Raja menganggukkan kepalanya, namun wajahnya muram.

"Kenapa?"

"Aku menjadikan kamu presiden, lalu kamu mengusirku begitu saja setelah kamu menjadi presiden. Tidak bisakah kamu mengajakku mengelap kemejamu?"

"Tidak bisa. Aku bukan presiden. I'm not president. Jadi, pergilah dari sini karena aku masih punya banyak pekerjaan yang lebih penting."

Raja menundukkan kepalanya, wajahnya muram. Ia membalikkan tubuhnya dan berjalan menjauh. Menyusuri jalan setapak memasuki hutan, kemudian menghilang.

Saat anak itu benar-benar hilang, aku baru tersadar kalau aku sudah berbuat jahat pada seorang anak kecil. Terlebih ia di hutan seorang diri dan dengan tega aku mengusirnya hanya karena ia mengajukan pertanyaan anak-anak untuk seorang dewasa sepertiku.

Aku berusaha mengejar anak itu, namun tubuhnya telah benar-benar menghilang. Aku tersenyum, mungkin benar aku sedang berhalusinasi. Karena aku tidak lagi mendapatkan anak kecil yang telah mengajarkan aku sesuatu. Sesuatu yang terlihat sepele, tapi punya makna. Seharusnya aku mengucapkan terima kasih karena ia telah menjadikan aku seorang presiden walau dalam hitungan menit. Seharusnya, seorang presiden tidak pernah lupa pada orang yang ia pimpin. Dan aku telah mengusir satu-satunya orang yang aku pimpin. Kini, aku bukan lagi seorang presiden karena aku tidak punya seorang pun untuk aku pimpin.



Dibuat oleh
Vella Nine
Kukar, 29 April 2019




Jalan-Jalan ke Lokasi Mural Competition Kampoeng Literasi Gajah Mada Balikpapan


Minggu, 28 April 2019 menjadi hari pertama pembukaan lomba Mural yang diadakan oleh PT. PERTAMINA RU V BALIKPAPAN di Kampoeng Literasi Balikpapan.

Sebelumnya, aku sudah hadir di tempat untuk membantu persiapan acara. Awalnya aku memang ditawari untuk ikut lomba mural. Tapi, melihat semua pesertanya adalah seniman-seniman senior, nyaliku langsung menciut. Hehehe ...

Lomba mural ini dimulai pukul 09.00 WITA sampai tanggal 1 Mei 2019. Lama ya? Yah ... lumayan lama. Dan kalian bisa menyaksikan langsung lomba muralnya sekarang juga!

Silakan langsung datang ke Kampoeng Literasi Gajah Mada Balikpapan. Lokasinya tidak jauh dari Balikpapan Plaza.

Lomba mural ini diikuti lebih dari 30 seniman Balikpapan.
Berikut ini daftar peserta lomba muralnya:
01. Panca Bayumurti
02. Imam Sayuti

03. Angga Pratama ( team)
04. Akbar Abu
05. Zaidan Maulid
06. Atien Parjo
07. Suharsoyo

08. Junaedi
09. Mintosari

10. Okki
11. Anto

12. Putri/Nuning (team)

13. Graceana

14. Joey Borneo

15. Putu Chiara

16. Andis
17.
18. Terisi
19. Rachel

20. Vigor.  Z

21. Beng beng

22. Adit
23. Marasukma

24. Guhe
25. Yolanda

26. Aji Art

27. Ariansyah Januar

28. Alodia/Marty/Aulia (team)
29.
30. Aldo
31. Anggi (team)

32. M. Azwar Pidu
33.
34. Muandibel (team)

35. Wisnu wisanggeni
36. Edo KMPRT Studio

37. Boni
38. Syamsul
39. M Rajab
40. M Rajab
41. M Rajab
42. Media
43. Media

Dan kalian juga bisa lihat proses pembuatan muralnya sampai tanggal 1 Mei 2019 loh.
Yuk, dateng ke Kampoeng Literasi untuk menyaksikan para seniman lokal Balikpapan beradu kreatifitas.

Aku seneng banget bisa hadir di tempat ini walau cuma sebentar. Semoga saja aku besok bisa main ke sini lagi dan share hasil lomba yang udah jadi. Pasti keren-keren banget deh...

Cukup sampai di sini dulu cerita pengalaman aku jalan-jalan ke lokasi lomba mural di Kampoeng Literasi Balikpapan. Aku masih harus melanjutkan aktivitasku masak-masak hari ini, karena kebetulan hari ini adalah hari adik ipar aku yang paling bontot sunat.


Sunday, April 28, 2019

Soal Latihan 28 April 2019


1. Apa akar kuadrat dari 81?
A. 11
B. 7
C. 9
D. 8

2. Apa itu Internet Explorer?
A. Mesin Pencari
B. Pemainan
C. Sistem Operasi
D. Browser

3. Instrumen yang memiliki string?
A. Trombone
B. Drum
C. Trumpet
D. Piano

4. Ganymede adalah nama bulan dari planet?
A. Jupiter
B. Bumi
C. Mars
D. Saturnus


5. Memori apa yang tercepat di komputer?
A. USB Stick
B. Hard Disk
C. RAm
D. Cache

6. Yang bukan salah satu dari The Titans dalam mitologi Yunani adalah ...
A. Hyperion
B. Oceanus
C. Hercules
D. Lapetus

7. Disebut apakah keledai betina itu?
A. Jenny
B. Boar
C. Banteng
D. Doe

8. Apa nama dari rubah betina dewasa?
A. Vixen
B. Fox
C. Victoria
D. Foxy

9. Hewan yang diyakini pertama kali dijinakkan?
A. Kucing
B. Anjing
C. Kambing
D. Kelinci

10. 12x12 + 5 =

A. 145
B. 147
C. 149
D 159


Jawaban ditulis di kertas dan diserahkan ke pengurus Taman Bacaan Bunga Kertas.

Saturday, April 27, 2019

Soal Latihan 27 April 2019

1. Gas apakah yang paling banyak di atmosfer bumi?
A. Nitrogen
B. Oksigen
C. Helium
D. Hidrogen

2. Alat apakah yang digunakan untuk mengukur tekanan atmosfer?
A. Seismometer
B. Multimeter
C. Barometer
D. Thermometer

3. Ahli gempa Caltech yang menemukan skala untuk mengukur besarnya gempa bumi adalah ...
A. John Lock
B. Thomas C. Hanks
C. Hiroo Kanamori
D. Charles Ritcher

4. Dalam mitologi Yunani, dewa kuat uang tinggal di Underworld daripada di Gunung Olympus disebut ...
A. Poseidon
B. Zeus
C. Hermes
D. Hades

5. Dalam mitologi Yunani, siapa dewi Kebijaksanaan?
A. Aphrodite
B. Hera
C. Artemis
D. Athena

6. Manakah yang bukan bagian dari Internet?
A. Email
B. world wide web
C. Youtube
D. CD-ROM

7. Pabli Picasso, Salvador Dali dan Diego Velazquez semua lahir di negara mana?
A. Chile
B. Bolivia
C. Argentina
D. Spanyol

8. Unsur apa yang paling melimpah di alam semesta?
A. Hidrogen
B. Oksigen
C. Emas
D. Karbon

9.Siapa yang menemukan Amerika?
A. Vasco da Gama
B. Amerigo Vespucci
C. Christopher Colombus
D. Henry sang Navigator

10. Air adalah suatu ...
A. Campuran
B. Elektrolit
C. Senyawa
D. Elemen


Friday, April 26, 2019

Soal Latihan 26 April 2019


Soal Latihan Pengetahuan Umum:

1. Gambar pahlawan Pattimura terdapat pada uang?
A. Rp 5.000
B. Rp 2.000
C. Rp 10.000
D. Rp 1.000
E. Rp 20.000

2. Illegal logging menyebabkan terjadinya bencana alam berupa ...
A. Tsunami
B. Tanah longsor
C. Gempa bumi
D. Gunung meletus

3. Apakah jenis energi yang tersimpan di dalam baterai?
A. Kimia
B. Panas
C. Mekanik
D. Kinetik

4. Di negara manakah Anda akan menemukan kota Oslo?
A. Norwegia
B. Finlandia
C. Yunani
D. Albania

5. Apa nama gunung tertinggi di Afrika?
A. Kilimanjaro
B. Rwenzori
C. Kenya
D. Guna Massif

6. Manakah dari negara berikut yang terkurung oleh daratan?
A. Mesir
B. Mali
C. Spanyol
D. Yunani

7. Manakah yang bukan jenis gambar web?
A. Gif
B. JPG
C. PNG
D. LPG

8. Apa nama web browser yang dijalankan oleh Mozilla Corporation?
A. Firefox
B. Internet Explorer
C. Opera
D. Chrome

9. Di manakah komputer elektronik pertama diciptakan?
A. Jerman
B. Amerika Serikat (A.S)
C. U.S.S.R.
D. Perancis

10. Apa nama gas rumah kaca yang mempercepat pemanasan global?
A. Karbon Dioksida
B. Nitrogen
C. Klorin
D. Gas Alam


Jawaban ditulis dikertas dan diserahkan ke petugas Taman Bacaan Bunga Kertas.

Tuesday, April 23, 2019

Apa Yang Kamu Dapat Saat Datang ke TPS?



Rabu, 17 April menjadi momen bersejarah bagi bangsa Indonesia. Karena hari ini merupakan hari Pemilihan Presiden RI yang ke-8.
Banyak media dan netizen yang membahas tentang pemilu yang dilakukan serempak untuk pertama kalinya. Dan yang selalu bikin heboh saat pemilu ada foto jari kelingking ya g sudah dicelupkan tinta sebagai bukti kalau kita tidak golput.
Juga banyak hal lain yang bisa kita dapatkan di suasana pesta demokrasi ini.
Selain menyaksikan orang yang berdebat karena jagoan mereka berbeda. Ini sangat menjenuhkan bagiku. Melihat orang-orang pintar beradu argumen. Entah apa yang mereka cari sampai rela meluangkan waktu dan pikirannya hanya untuk berdebat.
Padahal, sudah jelas dalam film "Sexy Killers" yang kami tonton bareng pada tanggal 13 April lalu meninggalkan sebuah pesan bermakna.
Tapi, bukan tentang pemilu atau film Sexy Killers yang mau aku ceritakan di tulisanku kali ini. Tapi, tentang foto rumah tua yang berhasil aku abadikan saat menunggu antrian nyoblos di TPS.
Bagiku, bangunan ini menjadi saksi sejarah tentang cerita-cerita masa kecilku. Kondisinya sekarang sudah tua dan sepertinya tidak ada yang tinggal di sana karena tidak lagi terawat.
Dua bangunan itu adalah perumahan guru SD tempat aku dahulu menuntut ilmu. Saat aku sampai di TPS 2, separuh dari bangunan sekolah sudah dirobohkan untuk direnovasi. Butuh waktu belasan tahun untuk merenovasi sekolah ini menjadi bangunan permanen. Sebab, sebelum aku masuk sekolah sampai anak dari teman seangkatanku juga ikut bersekolah di sekolah ini, belum ada pergantian bangunan. Kondisinya masih sama seperti 20 tahun silam.

Bagiku, tempat kecil ini menyimpan berjuta cerita. Di sisi rumah itu kami biasa bermain prosotan kalau kata anak-anak. Karena, sekolah kami memang berada di atas bukit. Dan di belakang perumahan guru itu merupakan turunan yang lumayan tinggi. Sehingga, kami seringkali bermain di sana sampai seragam kami kotor. Warna putihnya berubah menjadi cokelat.

Setiap melihat bangunan ini, bukan hanya aku ... puluhan teman-teman seangkatanku akan mengingat momen indah masa anak-anak itu. Masa di mana kami pulang ke rumah ramai-ramai saat jam istirahat hanya untuk makan. 
Masa di mana saat kembali terpikir, sepertinya memang kelakuan yang sia-sia dan bodoh. Tapi, itu sangat menyenangkan. Seperti saat aku dan teman-temanku memilih menerobos hutan dan membuat jalan baru hanya untuk bisa pulang ke rumah. Padahal, sudah ada jalan bagus yang setiap hari kami lewati walau masih tanah. Konyol! Dan ingatan itu yang selalu membuat kami tertawa saat mengingat masa-masa sekolah dasar.

Aku tidak terlalu suka membahas hal yang sedang dibicarakan banyak orang. Aku hanya suka menjadi pembaca atau pendengar. Dan aku selalu mencari hal lain yang lebih menarik agar tidak jenuh.

Oleh karenanya, aku mendapatkan sebuah potret yang akan mengingatkanku pada masa lalu saat aku nyoblos di TPS. Bisa jadi dalam 5 tahun ke depan bangunan ini sudah tidak ada. Yang penting, sudah aku abadikan pakai kamera dan aku bisa mengingatnya setiap kali aku membaca ulang tulisan ini.



Cukup sampai di sini dulu cerita dari aku. Karena ini sudah sore dan aku masih harus meneruskan jahitanku, ditunggu sama yang punya baju. Hehehe ...

Bye ... bye...!


Kreatifitas | Membuat Angpao Lebaran dari Kain Flanel

Desa Beringin Agung. Senin, 22 April 2019.

Hari ini, pukul 16.00 WITA kami berkumpul seperti biasa. Sebenarnya, waktu ngumpulnya adalah hari Minggu. Tapi, karena banyak yang tidak bisa hadir. Akhirnya jadwal ngumpup diubah jadi hari Senin.
Yang hadir hari ini adalah Mbak Rety, Mbak Anis, Mbak Suyati, Mba Eny dan Mba Erna.
Rencananya kami memang mau membuat kreasi angpao dari kain flanel. Karena, angpao tali kur yang sebelumnya sudah kami buat, sudah habis dipesan oleh Bu Kades.
Saat mereka tiba di Taman Bacaan Bunga Kertas, aku malah harus permisi keluar sebentar karena harus mengantar barang pesanan ke Desa Bukit Raya, desa sebelah.

Saat aku kembali, ibu-ibu yang super duper kreatif ini sudah menghasilkan kreasinya sendiri-sendiri.
Nah, ini nih hasil kreatifitas ibu-ibu Mamuja (Mama Muda Samboja).

Angpao karakter ini rencananya akan kami promosikan dan kami jual ke masyarakat. Baik secara offline maupun online.

Anakku juga senang sekali melihat angpao karakter ini. Selain bisa dipakai untuk menyimpan uang, bisa juga dia pakai untuk bercerita. 
Nah, fungsinya juga dapet kan untuk literasinya. Anak-anak yang punya karakter berbeda-beda bisa berkumpul dan bercerita menggunakan angpao karakter ini. Ada nilai edukasi dari angpao karakter ini.

Selain literasi baca tulis yang bisa kita dapatkan dari angpao ini. Ada penerapan literasi finansial dalam kegiatan ibu-ibu di Taman Baca ini. 
Harapan ke depannya, kegiatan di taman baca bisa menghasilkan produk atau jasa yang bermanfaat untuk masyarakat sekitar.

Selain mengisi kegiatan ibu-ibu rumah tangga, pembuatan produk kerajinan ini diharapkan dapat menjadi sumber ekonomi dan menciptakan masyarakat desa yang mandiri secara finansial.

Terima kasih untuk semua pihak yang telah mendukung kegiatan-kegiatan yang ada di taman baca. Jangan lupa pesan produk-produk Mamuja ya! Selain membantu menyemangati ibu-ibu di taman baca, kamu juga sudah berdonasi untuk taman bacaan bunga kertas.


Salam Literasi ...!


Saturday, April 13, 2019

Soal Latihan, 13 April 2019

Reading & Speaking! 

Read this text aloud with right pronunciation!


Max and Mei are best friends.
They live next door to each other.
Max and Mei are both five years old.
They are in the same class at school.

Every summer Max and Mei go to the Dragon Boat Festival.
They love the beautiful boats with their dragon heads and tails.
One year, Max and Mei were sitting on the beach when suddenly whispered, "Look, over there!"

Hiding in a cave was a baby dragon. He was red and gold with long scaly tail.
The dragon seemed sad. Max and Mei wondered why he was all alone. "Let's take him to watch the dragon boats," said Mei.
They watched the colourful boats racing across the sea. It was very exciting.

Max then saw a drum and began to beat it. The baby dragon started dancing. The dragon looked happy. He now seemed bold and adventuros.
After race, it was time for Max and Mei to go home. They look the dragon back to his cave.
All of sudden, the childrem saw a flash of lightning in the sky. There was a large dragon waving down at them.

Max and Mei could hardly believe they had met a dragon. They hope would return next year to dance with them again.





Tulisan dari buku Max and Mei mengenal Shio Naga by Martha Keswick & Mariko Jesse.


Soal Latihan, 12 April 2019

Isilah titik-titik di bawah ini!

1. Penangkap ikan di laut disebut ...
2. Barang yang dihasilkan oleh penjahit antara lain ...
3. Lilin yang dipanaskan akan ...
4. Buaya berkembang biak dengan ...
5. Ikan hanya dapat hidup di ...
6. Bentuk dari daun singkong adalah ...
7. Di sekolah, murid harus patuh kepada ...
8. Sikapku jika temanku nakal adalah ...
9. Bilangan setelah 88 adalah ...
10. Kertas lipat berbentuk ...

Cerpen | Loving Art

pixabay.com

Siang itu sama seperti hari-hari sebelumnya. Aku pulang sekolah dan menghabiskan waktuku di dalam kamar untuk sekedar membaca buku atau bermain gadget kesayangan.

Aku sibuk men-scroll layar ponselku. Melihat postingan di beranda facebook. Postingannya didominasi oleh teman-teman sekelasku dan beberapa teman yang tinggal di daerahku. Aku sempatkan untuk memberikan jempol dan berkomentar di beberapa postingan teman sambil asyik bercanda.

Di sisi pemberitahuan terbaru, tiba-tiba muncul sebuah notifikasi di logo pesan masuk. Ada pesan masuk dari seseorang yang tidak aku kenal.

"Hai ...!" Isi pesan itu menyapaku via inbox.

Aku hanya membaca pesannya tanpa ada keinginan untuk membalasnya sama sekali. Karena aku memang tidak mengenal sosok cowok yang ada di dalam foto itu. Aku juga tidak tertarik untuk membuka profilnya sampai beberapa hari ke depan. Sampai ia mengirim kembali sapaan "Hai...!" itu seminggu kemudian.

"Kamu beneran tinggal di Japan?" tanya cowok itu kemudian.
Hmm ... kok, dia bisa tahu aku tinggal di Japan? Japan sendiri bukan sebuah negara yang terkenal dengan samurainya itu. Japan adalah singkatan dari nama jalan utama yang ada di lingkungan RT tempat tinggalku, yakni Jalan Delapan.

"Iya. Kok, tahu?" balasku via inbox.

"Aku lihat di profil kamu."

"Oh," jawabku singkat.

"Aku nggak pernah lihat kamu."

"Maksudnya?" tanyaku heran.

"Semua anak cewek yang ada di Japan aku kenal, kecuali kamu. Anak baru ya?" tanyanya lagi.

"Nggak. Udah hampir 6 tahun aku tinggal di sini."

"Serius? Kok, aku nggak pernah lihat."

"Aku juga nggak pernah lihat kamu, kucing!" balasku karena cowok itu berganti gambar profil menggunakan gambar kucing.

"Aku bukan kucing!"

Aku mengirim emot tertawa.

Itulah awal aku mengenal sosok Syahri, cowok yang saat ini di sampingku. Yah ... akhirnya kami bertemu setelah banyak melakukan interaksi melalui media sosial. Kamu tahu, Syahri adalah sosok cowok langka yang aku temui. Usianya jauh lebih dewasa dari aku. Tampan, berkulit putih, jago main gitar, bassis salah satu band indie, pencipta lagu dan seniman bonsai juga seni rupa. Ah ... dia adalah cowok pertama yang mengenalkan aku dunia seni. Dunia yang begitu indah ... yang selalu membuat dunia kami ceria dan penuh cerita.

"Rin, suatu saat nanti kamu pasti bisa jadi pelukis yang hebat!" Syahri memandang wajahku yang sedang asyik belajar menggoreskan pensil di atas kertas.

"Preet!!"

"Loh? Kok, pret sih!? Serius, deh! Kalau kamu rajin belajar, kamu pasti bisa menjadi pelukis yang hebat."

"Berarti, kamu akan jadi super hebat, dong? Kan, kamu yang ajarin aku." Aku tersenyum sembari melirik dia, lalu kembali fokus pada lukisan pensil di tanganku.

Syahri tersenyum sembari merapikan rambut-rambutku yang menjuntai menutupi wajah. Sikapnya benar-benar membuatku salah tingkah. Aku meletakkan pensil dan bangkit dari tempat dudukku. Aku berdiri tepat di depan jendela. Dari sini aku bisa memandangi sebuah taman dengan luas 10x12 meter. Ada satu pohon besar yang berdiri kokoh. Di bawahnya, terdapat batu-batu besar yang mengitarinya. Juga aneka tanaman dan bunga yang disusun dengan baik. Terlihat sangat natural dan pastinya sejuk. Galeri seni milik Syahri juga masih terbuat dari kayu ulin. Tangganya dibuat sangat unik. Tidak akan ada yang menyangka kalau bangunan sederhana yang terlihat tua ini adalah sebuah galeri pribadi.

"Kok, berhenti?" Syahri berdiri tepat di sisiku.

Aku tersenyum ke arahnya. "Males ah, dilihatin sama kamu," celetukku.

"Gimana mau bisa kalau belajarnya nggak mau serius!"

Aku cuma cengengesan mendengar ucapan Syahri yang serius mengajariku melukis sementara aku kebanyakan bercanda daripada belajarnya.

"Mau teh anget?"

"Boleh."

Syahri berlalu memasuki dapur. Aku bisa melihatnya dari sini. Dia meracik minuman di dapur kecil dengan gaya kafe yang unik. Tapi, aku sama sekali tidak ingin mendekatinya. Aku sibuk memperhatikan lukisan-lukisan yang terpajang. Di sisi kanan ruangan terdapat lemari yang berisi patung-patung ukiran kayu. Di sisi kiri ada rak buku yang tingginya mencapai plafon, penuh dengan buku-buku seni dan sastra. Di sisi jendela tempat aku berdiri juga terdapat sebuah rak unik yang ketika tidak kita buka, bentuknya menyatu dengan dinding. Di dalam rak ini terdapat koleksi kaset mulai dari tahun 70-an. Aku kurang berminat karena aku memang tidak mengerti sama sekali tentang musik, terlebih musik zaman baheula.

"Minum!" Syahri menyodorkan secangkir teh ke arahku saat aku sedang berdiri di teras galeri. Aku tersenyum menerimanya sembari mengucapkan terima kasih.

"Kenapa kamu suka banget sama seni?" tanyaku sembari menyentuh ujung daun Anting Puteri yang tingginya hanya beberapa sentimeter.

"Karena seni itu punya nilai estetika, keindahan yang bisa membuat kita bahagia. Seni bonsai termasuk seni yang tinggi. Karena yang dibentuk adalah makhluk hidup. Dan masih ada lagi seni yang lebih tinggi."

"Oh ya? Apa itu?"

"Seni mencintaimu ..."

"Halah ... gombal!"

"Sherin, serius!"

"Nggak percaya!"

"Aku ini orangnya serius. Nggak kayak kamu yang bercanda mulu."

Aku meringis menanggapi ucapan Syahri.

"Mencintai seseorang itu bagian dari seni."

"Kok, bisa?"

"Saat kamu jatuh cinta ... kamu akan merasakan hal berbeda yang tidak pernah kamu rasakan. Kadang kamu bisa senyum-senyum sendiri, kecewa, sebel tanpa sebab, ngerasain kangen dan takut kehilangan. Mencintai itu ... seni menata hati."

Aku menaikkan kedua alisku dan duduk di tangga kayu yang terlihat dibuat asal-asalan tapi terlihat lebih estetik.

"Rin, aku nggak pernah pacaran dan nggak pernah tahu gimana rasanya jatuh cinta." Syahri duduk di sisiku.

"Botenya pang. Kamu kan punya banyak fans. Setiap kali band kamu manggung, banyak aja tuh fansmu teriak-teriak di bawah panggung."

"Jadi, kamu diam-diam nonton juga? Kamu selalu bilang nggak bisa datang."

"Datang terus, sih. Tapi cuma sebentar aja. Nggak enak lah sama kamu. Apalagi Joey dan yang lainnya juga minta aku datang."

Syahri tersenyum tanpa memandangku. Pandangannya tertuju pada tanaman-tanaman bonsai yang diatur rapi di depan kami.

"Ada banyak cewek cantik di luar sana. Tapi, cuma satu cewek yang bisa sampai masuk ke galeri pribadiku. Cuma kamu ...." Syahri memandangku dengan serius. Aku belum pernah melihat ekspresinya seserius ini.

"Aku masuk ke sini juga kamu yang minta buat datang. Bukan main nyelonong masuk aja. Bisa aja kan kamu begitu juga sama cewek-cewek yang lain."

Syahri menggelengkan kepalanya. "Entah ... aku sama sekali nggak berminat buat deket sama cewek mana pun. Tapi waktu kenal sama kamu, aku nggak bisa menahan diriku untuk selalu dekat sama kamu."

"Kenapa sih kamu nggak pernah sadar kalau kamu itu wanita spesial yang dengan mudahnya masuk ke dalam hatiku?"

Aku mengangkat kedua pundakku. Aku sendiri tidak paham. Apalagi disuruh buat mengerti tentang hati. Hatiku saja, aku sendiri belum bisa memahami. Apalagi harus memahami isi hati orang lain.
"Kamu nggak suka sama aku ya?" tanya Syahri serius.

Pertanyaannya benar-benar membuatku salah tingkah. Aku tidak tahu harus menjawab apa. Kalau dibilang tidak suka, nggak mungkin sekarang aku di sini. Kalau dibilang aku suka, mungkin hanya sebatas mengagumi. Sama seperti cewek-cewek lain yang mengagumi sosok Syahri. Apa bedanya aku dengan mereka? Bagiku sama saja. Hanya waktu ... ya, waktulah yang membuat kita sering duduk bersama, bercerita, tertawa dan ... memikirkan tentang masa depan.

Aku tidak tahu apakah aku jatuh cinta padanya atau tidak. Kami sering menghabiskan waktu bersama. Dan yang paling konyol adalah ... memikirkan tentang masa depan bersama. Tanpa status yang pasti. Tanpa hubungan yang pasti. Bisa dibilang kekasih tapi bukan, bisa dibilang teman tapi rasa kekasih. Ah, hariku memang aneh semenjak aku mengenalnya.

Dua tahun setelahnya, aku pindah tempat tinggal. Menjadikan hari yang berat karena aku harus kehilangan cowok yang sudah mewarnai hidupku dengan seni. Seni menata hati seperti yang ia bilang. Karena pada akhirnya aku memang harus menata hatiku. Kami harus bisa menjadikan cinta itu bagian dari keindahan. Walau pada prosesnya, ada banyak hal yang membuat kita merasakan sakit.

Tahun-tahun pertama kepindahanku, semua masih terasa baik-baik saja. Kami masih terus berkomunikasi jarak jauh. Bercerita tentang keseharian kita masing-masing. Namun, lama kelamaan komunikasi kami semakin buruk. Banyak miss komunikasi yang terjadi sampai akhirnya kami tidak pernah lagi saling berkomunikasi.

Aku tahu ... sesungguhnya kekesalan demi kekesalan itu terjadi karena kami sama-sama rindu. Sama-sama ingin bersama tapi jarak kami terlampau jauh. Ada rasa cemburu pada waktu yang seharusnya kita nikmati berdua, tapi kita menikmatinya dengan orang yang berbeda. Aku tidak bisa menyalahkan waktu, aku tidak bisa menyalahkan jarak. Sekuat apapun keinginan kami untuk hidup bersama ... jika tidak jodoh, maka Tuhan akan memisahkan kami dengan caranya. Cepat atau lambat, cerita kebersamaan kita akan menjadi sebuah kenangan.

Ada satu kalimat Syahri yang tidak pernah bisa aku lupakan seumur hidupku. "Jika kita tidak berjodoh, setidaknya aku bisa menjadi sebuah kenangan paling indah dalam hidupmu. Yang akan selalu kamu ingat, ke manapun kakimu melangkah pergi."

Dan sampai saat ini ... aku masih mengingatnya. Bersama dengan kanvas, kuas dan cat yang menemaniku bercerita. Melukiskan setiap keindahan tentang cinta ...

Satu hal yang tidak pernah dia tahu. Aku tidak suka dengan seni. Dia yang teramat mencintai dunia seni. Dan saat ini ... aku mencintai seni karena aku baru sadar kalau aku mencintainya ... setelah kami tidak lagi bisa bersama. I'm loving art, because I'm loving you ...


Melukis adalah bagian dari kerinduan ... kerinduan pada waktu yang tak mungkin bisa aku ulang. Kerinduan pada hari-hari indah yang telah coba ia ciptakan tapi aku selalu membuatnya berantakan. Kerinduan pada sosok orang yang telah mengajarkan aku banyak hal. Yang telah membuka mata dan hatiku, bahwa tidak ada yang lebih indah dari dunia ini selain cinta dan kasih sayang.
Jika suatu hari takdir menemukan kita kembali, aku ingin kamu mengenalku sebagai wanita yang lebih istimewa dari yang telah kamu ucapkan sebelumnya. Dan aku bisa dengan bangga berkata, "Yes, it's me!"


Ditulis oleh Rin Muna untuk Penakata
Samboja, 11 April 2019

Thursday, April 11, 2019

Taman Baca Jadi Headline di Kompasiana


Kamu tahu, malam ini tiba-tiba bibirku menyunggingkan senyum ketika aku tahu salah satu tulisan yang bisa dibilang cuma tulisan curhatan bisa masuk ke dalam headline Kompasiana. Kayak mimpi gitu deh rasanya.
Karena aku memang sudah jarang nulis akhir-akhir ini. Selain memang ada kegiatan di taman baca. Aku juga kurang semangat untuk menulis karena beberapa hal. Entah kenapa... banyak tulisanku yang mandeg dan tidak aku lanjutkan. Padahal, hampir semua teman-teman penulis di grup WA adalah penulis yang aktif dan kreatif. Harusnya, aku bisa ketularan. Tapi ternyata tidak juga.

Ada beberapa hal yang membuat aku kesulitan untuk menulis. Yang pertama, aku tidak punya banyak waktu untuk berinteraksi dengan penulis lain karena waktuku memang tidak banyak aku gunakan untuk bermain gawai. Sehingga, untuk penulis yang sulit berinteraksi sepertiku tentunya akan sulit menarik minat para pembaca. Bisa dibilang, personal brandingnya kurang banget.
Yang kedua, aku tidak punya banyak waktu untuk membaca banyak buku karena sudah sibuk dengan kegiatan anak-anak di taman baca. Yah, walaupun aku memang bergerak sendiri dan tanpa digaji. Alhamdulillah ... aku bersyukur karena Allah memberiku hati yang ikhlas untuk menolong sesama.

Aku memang kesulitan untuk belajar menulis dengan baik dan benar. Terlebih kosa-kata yang ada di otakku tidak begitu banyak. Aku masih harus banyak membaca buku agar tulisanku bisa menjadi lebih baik. Kalau melihat tulisan teman-teman yang lain, jelas ada rasa minder. Lah, wong aku nulis cuma nulis doang, nggak paham ilmunya.

Walau aku nggek begitu paham tentang dunia sastra. Tapi, menulis adalah bagian dari hobiku. Aku suka curhat ke dalam tulisan sejak aku masih duduk di sekolah SD. Aku senang bercerita, entah itu secara tulisan ataupun bercerita langsung dengan orang-orang.

Ah, aku jadi ngelantur ke mana-mana deh.
Yang jelas, hari ini aku senang karena setelah satu bulan tidak menulis di Kompasiana. Tulisan yang baru aku posting menjadi Artikel Utama atau Headline. Masih tidak percaya ketika admin memberikan kepercayaan sebesar itu. Terlebih itu hanyalah sebuah tulisan yang merupakan curhatanku selama aku mendirikan taman baca.

Kalau mau baca tulisannya bisa klik link ini Menghidupkan Taman Bacaan Desa Beringin Agung Melalui Literasi Digital.
Terima kasih atas kepercayaannya...

Kenapa sih kalau tulisan jadi headline itu seneng banget?
Ya, karena tulisan itu besar kemungkinan akan dibaca oleh banyak orang. Dan semoga saja ada orang-orang yang terinspirasi dan mau membuka taman baca juga di wilayah sekitarnya.
Karena menjadi bermanfaat memang tidak membuat kita kaya raya, tapi membuat hati kita selalu bahagia.
Sama seperti saat aku merasakan lelah ingin menyerah karena begitu banyak tantangan yang aku hadapi. Mulai dari perekonomian keluarga yang buruk sampai faktor internal dan eksternal dengan masyarakat sekitar. Ada perasaan ingin mengakhiri semuanya ... tapi ketika teringat kembali wajah anak-anak, remaja dan anak-anak muda yang setiap harinya main ke taman baca. Aku akhirnya menepis jauh-jauh rasa ingin menyerah itu.
Allah call me ...!
Allah yang mengetuk hatiku untuk melakukan sebuah kebaikan, maka ia pasti akan menunjukkan jalan yang baik dan tidak akan membuatku menyerah begitu saja.



Samboja, 11 April 2019

Soal Latihan, 11 April 2019

Isilah titik-titik di bawah ini!

1. Berputarnya bumi mengelilingi matahari disebut....
2. Bapak pendidikan nasional adalah...
3. Gunung tertinggi di dunia adalah....
4. Ibukota provinsi Sulawesi Utara....
5. Tari kecak berasal dari?
6. Mata uang negara Jepang adalah....
7. Primata paling cerdas adalah...
8. Sword adalah bahasa inggris dari...
9. Bentuk tiruan bola bumi disebut.. 
10. Do'a qunut di baca ketika sholat...

Wednesday, April 10, 2019

Soal Latihan, 10 April 2019

Isilah titik-titik di bawah ini!

1. Sila keempat Pancasila adalah ...
2. PAUD merupakan singkatan dari ...
3. Bentuk tiruan dari bola Bumi disebut ...
4. Hewan pemakan daging disebut ...
5. Doa Qunut dibaca ketika sholat ...
6. Siapakah nama Presiden RI yang pertama?
7. Muji Memiliki uang Rp. 30.000,- Kemudian Uang tersebut Digunakan Untuk Membeli Salome 8 Tusuk,, sedangkan  Harga Satu Tusuk Salome adalah Rp. 1.500,- Berapakah Uang Muji Yang Tersisa ??
8. Dalam 1 menit terdapat ... detik.
9. Sebutkan nama-nama bulan!
10. Planet yang paling dekat dengan matahari ialah ...

Tuesday, April 9, 2019

Soal Latihan 09 April 2019

Isilah titik-titik di bawah ini!
1. Sila ketiga Pancasila adalah ...
2. Peringatan Hari Kartini jatuh pada tanggal ...
3. Desa Beringin Agung terletak di Kabupaten ...
4. Lagu kebangsaan nasional “Indonesia Raya” diciptakan oleh ...
5. Desa Beringin Agung merupakan daerah transmigrasi pada tahun ...
6. Rukun Islam yang keempat adalah ...
7. Surat Al-Lahab terdiri dari ... ayat
8. 5 x 5 + 254 = ....
9. 24 : 3 – 2 =
10. Burung Cendrawasih merupakan hewan endemik yang berasal dari ...

Monday, April 8, 2019

Soal Latihan, 08 April 2019


1. Apa yang kalian lakukan jika melihat teman kalian terjatuh dari sepeda?
A. Tidak peduli, karena aku ada keperluan lain.
B. Pastinya aku akan tertawa terbahak-bahak karena lucu.
C. Langsung menolong dan mengantarnya pulang
D. Memarahinya karena tidak berhati-hati.

2. Tokoh penemu bola lampu adalah ...
A. Thomas Alva Edison
B. Ishaac Newton
C. Shakespare
D. Stepen Hawking

3. Cerita Rakyat Si Malin Kundang berasal dari daerah ...
A. Sulawesi Barat
B. Sumatera Barat
C. Jawa Barat
D. Kalimantan Barat

4. Cerita Rakyat Sigarlaki dan Limbat berasal dari daerah ...
A. Kalimantan Utara
B. Sumatera Utara
C. Sulawesi Utara
D. Maluku Utara

5. Candi Borobudur terletak di wilayah ...
A. Yogyakarta
B. Magelang
C. Solo
D. Tuban

6. Sebutan Pulau Dewata adalah sebutan untuk pulau ..
A. Jawa
B. Bali
C. Lombok
D. Komodo

7. Ibukota negara Malaysia adalah ...
A. Kuala Lumpur
B. Brunei Darussalam
C. Kamboja
D. Jakarta

8. Penulis buku "Harry Potter" adalah ...
A. Stephen Hawking
B. J.K Rowling
C. Sherlock Holmes
D. Kahlil Gibran

9. 2.250 + 5000 - 2000 = ....
A. 520
B. 5.250
C. 75.250
D. 7.520

10. 20 : (745-740) =
A. 4
B. 5
C. 8
D. 10

Saturday, April 6, 2019

Soal Latihan, 06 April 2019

Multiple choice.

1. I love ... badminton.
A. drawing
B. playing
C. dancing
E. eating

2. Today is Saturday, tomorrow is ...
A. Monday
B. Thursday
C. Sunday
D. Wednesday

3. Ridho sleeping ...
A. in the kitchen
B. in the bathroom
C. in the badroom
D. in the living room

4. Mom's cooking ...
A. in the bathroom
B. in the badroom
C. in the kitchen
D. in the dining room

5. Evi is singer. Her hobby is ...
A. cooking
B. singing
C. dancing
D. playing football

6. My hobby is playing badminton, I need a ... for playing it.
A. ball
B. stick
C. racket
D. hat

7. I am very ..., So I buy a rice box in the store.
A. sleep
B. angry
C. hungry
D. dirty

8. My Mother ... tea yesterday.
A. drank
D. drunk
C. drink
D. eat

9. It is small, it can fly, it sucks human blood. It is ...
A. mosquito
B. ant
C. bee
D. bear

10. Seven thousand and five hundred = ...
A. 7500
B. 75
C. 750
D. 75000


Catatan:
- Soal ini dibuat untuk anak-anak yang berkunjung ke Taman Bacaan Bunga Kertas.
- Setiap harinya akan ada update soal terbaru. 
- Setiap anak akan mendapat poin yang dikumpulkan selama satu bulan dan akan mendapat hadiah sebagai penghargaan atas belajarnya.
- Jawaban dikumpulkan setiap hari langsung ke pengurus Taman Bacaan Bunga Kertas. 
- Update poin akan diposting di blog www.rinmuna.com dan dapat diakses secara umum. Klik di sini!!!
- Setiap jawaban yang benar akan pendapatkan maksimal 10 poin untuk pilihan dan 20 poin untuk esay.


Semua anak yang berkunjung bisa mengakses internet secara gratis. Soal-soal ini dimaksudkan agar anak-anak aktif belajar walau sambil bermain.


Soal-Soal diambil dari berbagai sumber Ilmu Pengetahuan.

Friday, April 5, 2019

Soal Latihan, 5 April 2019



1. Lagu "Bungong Jeumpa" berasal dari daerah ...
A. Papua
B. Bandung
C. Aceh
D. Lampung

2. Lagu "Indonesia Pusaka" adalah lagu ciptaan ...
A. Ismail Marzuki
B. W.R. Supratman
C. R. Sutaryo
D. C. Simanjuntak

3. Rumah adat Dulohupa berasal dari daerah ...
A. Sulawesi Barat
B. Gorontalo
C. Maluku
D. Papua

4. Presiden RI yang ke-3 adalah ...
A. Megawati Soekarno Putri
B. B.J Habibi
C. K.H Abdul Rahman Wahid
D. Susilo Bambang Yudhoyono

5. Alat untuk mencatat gempa bumi disebut ...
A. Radiografi
B. Seismograf
C. Seismogram
D. Seismometer

6. Sebuah Negara yang berbentuk Republik dipimpin oleh seorang ...
A. Perdana Mentri
B. Presiden
C. Sultan
D. Raja

7. Nama Gubernur Kalimantan Timur sekarang (2019) adalah ...
A. Awang Faroek Ishak
B. Isran Noor
C. A.P.T. Pranoto
D. Suwarna Abdul Fatah

8. Percakapan dua orang dalam drama disebut ...
A. Epilog
B. Monolog
C. Dialog
D. Katalog

9. Negara yang paling lama menjajah bangsa Indonesia adalah ...
A. Belanda
B. Jepang
C. Inggris
D. Portugis

10. Tanggal 10 November diperingati sebagai ...
A. Hari Ibu
B. Hari Sumpah Pemuda
C. Hari Pahlawan
D. Hari Kesaktian Pancasila


Catatan:
- Soal ini dibuat untuk anak-anak yang berkunjung ke Taman Bacaan Bunga Kertas.
- Setiap harinya akan ada update soal terbaru. 
- Setiap anak akan mendapat poin yang dikumpulkan selama satu bulan dan akan mendapat hadiah sebagai penghargaan atas belajarnya.
- Jawaban dikumpulkan setiap hari langsung ke pengurus Taman Bacaan Bunga Kertas. 
- Update poin akan diposting di blog www.rinmuna.com dan dapat diakses secara umum. Klik di sini!!!
- Setiap jawaban yang benar akan pendapatkan maksimal 10 poin untuk pilihan dan 20 poin untuk esay.


Semua anak yang berkunjung bisa mengakses internet secara gratis. Soal-soal ini dimaksudkan agar anak-anak aktif belajar walau sambil bermain.


Soal-Soal diambil dari berbagai sumber Ilmu Pengetahuan.

Thursday, April 4, 2019

Soal Latihan, Tanggal 04 April 2019

Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini.


1. Pada musim kemarau, cuaca sangat terik dan ketersediaan air di dalam tanah berkurang. Oleh karena itu, untuk mencegah kehilangan banyak air, pohon mahoni akan beradaptasi dengan cara ...
A. menebalkan batangnya
B. menggugurkan daun-daunnya
C. menggulungkan daun-daunnya
D. mematikan bagian tumbuhan yang ada di permukaan tanah

2. Bulan melakukan tiga gerakan sekaligus yaitu berotasi, berevolusi terhadap bumi, dan bersama mengelilingi matahari. Gerakan bulan bersama bumi mengelilingi matahari dapat mengakibatkan terjadinya ...
A. gerhana matahari
B. perbedaan rasi bintang
C. pergantian siang dan malam
D. gerak semu harian matahari

3. Selain itu, pesona cantik dari perairan berwarna biru membuat tubuh akan rileks dan segar.
Antonim dari kata perairan dalam bacaan tersebut adalah ...
A. perbukitan
B. pegunungan
C. daratan
D. dataran

4. Perhatikan kutipan paragraf berikut!
    Hari ini menjadi hari yang tidak terlupakan untuk Nina. Ia mendapat kejutan dari teman-teman sekelasnya. Sebelumnya ia sudah curiga akan tingkah laku yang aneh dari teman-teman sekelasnya. Benar saja, saat pulang sekolah, teman-teman Nina memberikan kejutan berupa kue ulang tahun dan taburan tepung di badannya. Seru sekali peristiwa hari ini di kelas Nina.
Jenis paragraf tersebut adalah ...
A. narasi
B. deskripsi
C. eksposisi
D. persuasi

5. Hasil dari 12.500 - 4.250 + 2.399 adalah ...
A. 10.749
B. 10.649
C. 5.861
D. 5.851

6. Hasil dari 854 : (23+38) x 15 adalah ...
A. 210
B. 220
C. 420
D. 440

7. Jenis simbiosis yang terbentuk pada hubungan antara burung jalak yang memakan kutu kerbau dan kutu rambut yang hidup di kepala manusia berturut-turut adalah ...
A. mutualisme dan parasitisme
B. parasitisme dan komensalisme
C. mutualisme dan komensalisme
D. komensalisme dan mutualisme

8. Ulat tongkol ( Helicoverpa armigera ) merupakan hama pada tanaman jagung yang merusak tongkol  dan biji jagung. Tahapan daur hidup hewan tersebut yang merugikan petani jagung adalah ...
A. telur
B. larva
C. pupa
D. imago

9. Dimas dan teman-teman sedang bermain kelereng. Dimas mendapat giliran pertama menyentil kelereng. Kelereng yang disentil bergerak menggelinding. Kelereng dapat menggelinding karena mendapat gaya. Dengan demikian, gaya dapat memengaruhi ...
A. ukuran benda
B. bentuk benda
C. gerak benda
D. arah benda

10. Gunung berapi ketika meletus mengeluarkan lava. Lava merupakan material cair yang sangat panas dan mengalir dari puncak gunung. Setelah beberapa lama, lava tersebut mengendap dan berubah menjadi batuan. Peubahan wujud yang terjadi adalah ...
A. menguap
B. mencair
C. membeku
D. mengembun





Catatan:
- Soal ini dibuat untuk anak-anak yang berkunjung ke Taman Bacaan Bunga Kertas.
- Setiap harinya akan ada update soal terbaru. 
- Setiap anak akan mendapat poin yang dikumpulkan selama satu bulan dan akan mendapat hadiah sebagai penghargaan atas belajarnya.
- Jawaban dikumpulkan setiap hari langsung ke pengurus Taman Bacaan Bunga Kertas. 
- Update poin akan diposting di blog www.rinmuna.com dan dapat diakses secara umum.
- Setiap jawaban yang benar akan pendapatkan 10 poin.


Semua anak yang berkunjung bisa mengakses internet secara gratis. Soal-soal ini dimaksudkan agar anak-anak aktif belajar walau sambil bermain.


Soal-soal diambil dari buku Detik-Detik USBN SD/MI Tahun Pelajaran 2018/2019

Wednesday, April 3, 2019

Update Poin Jawaban Cerdas Cermat April 2019 | Taman Bacaan Bunga Kertas

⩶⩶⩶⩶⩶⩶⩶⩶⩶⩶
1. Agil Kurniawan, kelas 5 SD
- Poin tanggal 03/04/2019 : 70
- Poin tanggal 04/04/2019 : 100
- Poin tanggal 05/04/2019 : 80
- Poin tanggal 06/04/2019 : 90
- Poin tanggal 07/04/2019 : 75 (seni)
- Poin tanggal 08/04/2019 : 90
- Poin tanggal 09/04/2019 : 80
- Poin tanggal 10/04/2019 :100
- Poin tanggal 11/04/2019 : 100
- Poin tanggal 12/04/2019 : 90

Total Poin : 875

⩶⩶⩶⩶⩶⩶⩶⩶⩶⩶

2. Ahmad Nur Rosyid, kelas 3 SD
- Poin tanggal 03/04/2019 : 30
- Poin tanggal 04/04/2019 : 40
- Poin tanggal 05/04/2019 : 70
- Poin tanggal 06/04/2019 : 100
- Poin tanggal 07/04/2019 : -
- Poin tanggal 08/04/2019 : -

Total Poin : 240
⩶⩶⩶⩶⩶⩶⩶⩶⩶⩶
3. Ramadan, kelas 2 SD
- Poin tanggal 03/04/2019 : 10
- Poin tanggal 04/04/2019 : 40
- Poin tanggal 05/04/2019 : 90
- Poin tanggal 06/04/2019 : 40
- Poin tanggal 08/04/2019 : -
- Poin tanggal 07/04/2019 :

Total Poin : 180
⩶⩶⩶⩶⩶⩶⩶⩶⩶⩶
4. Alfian Ridho Ahmad Kelvin, kelas 3 SD
- Poin tanggal 03/04/2019 : 10
- Poin tanggal 04/04/2019 : 20
- Point tanggal 05/04/2019 : 20
- Poin tanggal 06/04/2019 : 20
- Poin tanggal 07/04/2019 : -

- Poin tanggal 08/04/2019 : -
Total Poin : 70
⩶⩶⩶⩶⩶⩶⩶⩶⩶⩶
5. Toro, kelas 5 SD
- Poin tanggal 03/04/2019 : 0
- Poin tanggal 04/04/2019 : 50
- Poin tanggal 05/04/2019 : 90
- Poin tanggal 06/04/2019 : 30
- Poin tanggal 07/04/2019 : -
- Poin tanggal 08/04/2019 : 90
- Poin tanggal 09/04/2019 : 80
- Poin tanggal 10/04/2019 : 55
- Poin tanggal 11/04/2019 : 70

Total Poin : 465
⩶⩶⩶⩶⩶⩶⩶⩶⩶⩶
6. Rega Amri Alfariza, kelas 6 SD
- Poin tanggal 03/04/2019 : 30
- Poin tanggal 04/04/2019 : -
- Poin tanggal 05/04/2019 : -
- Poin tanggal 06/04/2019 : -
- Poin tanggal 07/04/2019 : -
- Poin tanggal 08/04/2019 : -

Total Poin : 30
⩶⩶⩶⩶⩶⩶⩶⩶⩶⩶
7. Suci Vitriatul H., kelas 4 SD
- Poin tanggal 03/04/2019 : 20
- Poin tanggal 04/04/2019 : 50
- Poin tanggal 05/04/2019 : 80
- Poin tanggal 06/04/2019 : 40
- Poin tanggal 07/04/2019 : -
- Poin tanggal 08/04/2019 : 60

Total Poin : 190
⩶⩶⩶⩶⩶⩶⩶⩶⩶⩶
8. Siti Nur Fadilah, kelas 5 SD
- Poin tanggal 03/04/2019 : 20
- Poin tanggal 04/04/2019 : 40
- Poin tanggal 05/04/2019 : 90
- Poin tanggal 06/04/2019 : 90
- Poin tanggal 07/04/2019 : 75 (seni)
- Poin tanggal 08/04/2019 : 70

Total Poin : 385
⩶⩶⩶⩶⩶⩶⩶⩶⩶⩶

9. Annisa Muslimah, kelas 4 SD
- Poin tanggal 03/04/2019 : 30
- Poin tanggal 04/04/2019 : 20
- Poin tanggal 05/04/2019 :  50
- Poin tanggal 06/04/2019 : 50
- Poin tanggal 07/04/2019 : 75 (seni)
- Poin tanggal 08/04/2019 : 40

Total Poin : 265

⩶⩶⩶⩶⩶⩶⩶⩶⩶⩶

10. Nayla, kelas 3 SD
- Poin tanggal 03/04/2019 : 10
- Poin tanggal 04/04/2019 : 60
- Poin tanggal 05/04/2019 : -
- Poin tanggal 06/04/2019 : -
- Poin tanggal 07/04/2019 : -
- Poin tanggal 08/04/2019 : -

Total Poin : 70
⩶⩶⩶⩶⩶⩶⩶⩶⩶⩶

11. Abizar, kelas 2 SD
- Poin tanggal 03/04/2019 :
- Poin tanggal 04/04/2019 :
- Poin tanggal 05/04/2019 :
- Poin tanggal 06/04/2019 : 40
- Poin tanggal 07/04/2019 :
- Poin tanggal 08/04/2019 :
Total Poin : 40
⩶⩶⩶⩶⩶⩶⩶⩶⩶⩶


Poin akan diperbarui setiap kali anak-anak menyerahkan jawabannya.

Indikator warna:
Biru        : Sangat Baik (80-100)
Hijau      : Baik (50-70)
Kuning   : Cukup (30-40)
Merah     : Buruk (10-20)

Soal Latihan, Tanggal 03 April 2019

Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini.


1. Pahami teks berikut!
       Tari Seudati adalah satu tarian tradisional dari Aceh. Tarian ini biasanya ditarikan oleh sekelompok penari pria. Gerakan tariannya khas dan enerjik. Gerakan para penari semakin indah dengan diiringi lantunan syair dan suara hentakan kaki para penari. Tarian ini biasa ditampilkan di berbagai acara, baik acara adat maupun pertunjukan budaya. [sumber: http://www.negerikuindonesia.com/2015/12/tari-seudati-tarian-tradisional-dari.html]

Jenis teks tersebut adalah ....
A. Persuasi
B. Eksposisi
C. Deskripsi
D. Narasi

2. Pahami pantun berikut!

Buah jeruk beli di Pasar Belitung,
dimakan siang hari terasa segar.
Olahraga teratur sehatkan jantung,
jadikan tubuh semakin bugar.

Pesan yang terkandung dalam pantun tersebut adalah ...
A. Simpanlah buah jeruk di keranjang
B. Makanlah buah jeruk pada siang hari
C. Rajinlah berolahraga setiap pagi hari
D. Olahraga teratur menyehatkan tubuh


3. Cermati paragraf berikut!

    Keikutsertaan siswa-siswa sebagai anggota koperasi dapat membentuk karakter disiplin dalam dirinya. Setiap anggota koperasi dididik untuk membayar [....] wajib. Proses pembayaran tersebut dilakukan setiap bulan untuk melatih kedisiplinannya.
Kata yang tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah ...
A. biaya
B. iuran
C. ongkos
D. tabungan

4. Buah yang telah dicuci dipotong kecil-kecil untuk ... proses penghalusan.
Kata berimbuhan yang tepat untuk melengkapi kalimat tersebut adalah ...
A. membantu
B. mendahului
C. menjalankan
D. mempercepat

5. Perbandingan antara umur Rani dan kakaknya adalah 2:3. Umur Rani sekarang 12 tahun. Umur kakaknya sekarang adalah ...
A. 15 tahun
B. 16 tahun
C. 18 tahun
D. 20 tahun

6. Hasil dari 80 cm + 1,2 m adalah ...
A. 100 cm
B. 200 cm
C. 220 cm
D. 240 cm

7. Eceng gondok memiliki batang berongga agar dapat mengapung di air. Tumbuhan lain yang memiliki bentuk penyesuaian diri sama dengan eceng gongok adalah ...
A. mawar
B. teratai
C. lengkuas
D. tumbuhan bakau



Catatan:
- Soal ini dibuat untuk anak-anak yang berkunjung ke Taman Bacaan Bunga Kertas.
- Setiap harinya akan ada update soal terbaru. 
- Setiap anak akan mendapat poin yang dikumpulkan selama satu bulan dan akan mendapat hadiah sebagai penghargaan atas belajarnya.
- Jawaban dikumpulkan setiap hari langsung ke pengurus Taman Bacaan Bunga Kertas. 
- Update poin akan diposting di blog www.rinmuna.com dan dapat diakses secara umum.
- Setiap jawaban yang benar akan pendapatkan 10 poin.


Semua anak yang berkunjung bisa mengakses internet secara gratis. Soal-soal ini dimaksudkan agar anak-anak aktif belajar walau sambil bermain.


Soal-soal diambil dari buku Detik-Detik USBN SD/MI Tahun Pelajaran 2018/2019

Yeayy ... Dapet Juara 3!!!


Tadi selepas salat Isya, Gugun dan Tedy lewat di depan rumahku sambil berteriak.
"Mbak, nggak ke acara penutupan MTQ kah?"
"Nggak. Mbak Rina capek. Masih banyak jahitan," jawabku. Lagipula aku tidak begitu percaya diri akan dapat juara karena aku tahu lawan-lawanku karyanya jauh lebih baik dari yang aku buat.

Aku langsung masuk rumah dan mengerjakan pekerjaan rumah seperti biasa yakni melipat pakaian dan beres-beres.

Sekitar jam sembilanan, Bu Misna datang ke rumah dan mengajakku ke acara penutupan MTQ. Mau alasan takut hujan nggak mungkin karena dia ngajak pakai mobil. Akhirnya aku bilang saja kalau aku lagi capek. Selain tadi pagi aku dipanggil Pak Kades untuk mengisi berkas seleksi Pemuda Pelopor. Aku juga mempersiapkan kegiatan yang akan diadakan oleh BUMDes. Setelahnya, aku ngebut membuat baju couple family.

Aku putuskan untuk di rumah saja. Istirahat di kamar. Sebelum tidur, aku masih menyempatkan diri untuk video call dengan keluarga yang ada di Pulau Jawa.

Aku sama sekali nggak kepikiran dengan acara penutupan MTQ. Aku pikir nggak bakalan juara. Jadi, aku juga nggak banyak berharap. Malah aku bakalan malu kalau aku datang dan nggak dapat juara sama sekali. Akhirnya, aku tidur nyenyak seperti biasa.

Aku tiba-tiba mendengar keramaian suara yang memanggil namaku.
"Bibi ...!" Sayup-sayup aku dengar suara yang membuat mataku terbuka perlahan-lahan.
Tiga gadis cantik (Esti, Evi, Aisyah) sudah berdiri di samping ranjangku memberi kejutan dengan riang gembira.
Yang terpikir saat itu adalah, "Aku mendapat kejutan ulang tahun". Padahal, aku sedang tidak ulang tahun. Sampai akhirnya aku benar-benar sadar saat aku sudah bangkit dari pembaringan.

Esti membawakan piala, piagam dan amplop. Di situ tertera kalau aku mendapat juara 3. Wait! Ini serius? Aku masih bingung. Kok, bisa ya? Kan baru pertama kali ikut lomba kaligrafi dan aku tahu yang lain hasilnya jauh lebih bagus.

"Semua dapet juara semua, Bi," tutur Aisyah.
"Seriusan?"
"Iya. Kak Nito daper juara harapan dua ...," ucap Aisyah yang kalimat selanjutnya tidak bisa aku ingat. Maklum, aku masih angop banget.
Ini sepertinya harus aku tanyakan lagi besok.  Karena aku masih setengah sadar. Jadi susah sekali mencerna pembicaraan di antara kami.
"Juara satunya siapa?" tanyaku.
"Yang pake cadar itu, Bi," jawab Aisyah.
"Sudah kuduga. Dia gambarannya emang keren banget itu. Layak jadi juaranya."
"Kalo yang cowok, yang gambarnya biru itu nah," tutur Aisyah lagi.
"Oh ... ya ya ya. Tau aku. Itu juga keren banget gambarannya itu. Saingannya Nito itu kan? Nito dapet juara nggak?"
"Dapet juara harapan 2."
Mereka kemudian mengoceh nggak jelas. Sebenarnya jelas sih. Cuma aku aja yang nggak ngeh karena aku masih angop, hiks ... hiks ...!

Mereka langsung pamit pulang karena waktu memang sudah larut malam.
Aku langsung meletakkan pialaku di ruangan taman baca.

Aku berharap, semoga tahun depan ada generasi baru yang akan meraih juara 1 di lomba MTQ berikutnya.
Ini pengalaman pertama kami. Belajar tanpa guru kaligrafi. Terlebih aku yang memang bisanya cuma menbuat sketsa wajah.
Mungkin, inilah cara Allah menuntunku untuk benar-benar hijrah dengan caraNya. Agar aku tetap menggambar yang bukan gambar makhluk hidup.
Walau sebenarnya, aku sudah mendengar ceramah dari ustadz Abdul Somad yang menyatakan kalau gambar manusia masih diperbolehkan apabila digambar di atas kertas atau kain kanvas. Hanya saja, lebih banyak ulama yang mengatakan kalau gambar manusia hukumnya haram.
Hijrah memang butuh waktu ... dan Allah ada di antara waktu-waktu itu untuk menuntun kita ke jalan yang benar atas ijin-Nya.

Semoga ini bisa menjadi penyemangat untuk adik-adik yang lain agar lebih giat lagi berlatih dan berkarya. Terima kasih untuk seluruh masyarakat yang telah mendukung kegiatan-kegiatan yang ada di taman baca. Semoga bisa memberikan manfaat dan dampak positif bagi Desa Beringin Agung.

Puisi | Pagi Sahabat

Pixabay.com

Pagi ini aku berlari-lari
Kamu kejar aku dan terus berlari
Jangan berhenti
Jangan berhenti
Sampai kita raih cita dan mimpi

Pagi ini aku langkahkan kaki
Bersama dirimu merangkai hati
Kita ciptakan ribuan mimpi
Dan mewujudkannya dengan jemari

Kita bisa kawan
Walau kita beda, kawan.


Rin Muna
East Borneo, 03 April 2019

Copyright © Rin Muna
Design by Anders Noren | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com | Edited by Gigip Andreas