Book Author and Ambassador Novelme. Love to imagination, telling story and making money.

Tuesday, March 16, 2021

7 Permainan Tradisional Indonesia yang Hampir Punah

 

Permainan Tradisional Indonesia yang Hampir Punah

 

Hai ... hai ...! Kali ini aku mau bahas tentang permainan tradisional asli Indonesia yang hampir punah. Mungkin,buat anak era 4.0 ... permainan kayak gini adalah sesuatu yang asing. Bahkan, mungkin belum pernah merasakan sensasi permainan ini secara langsung. Secara, hampir semua permainan sudah ada di gawai dan dimainkan hanya dengan mengusap jari. Tidak akan merasakan bagaimana sensasi memukul sungguhan atau jatuh sungguhan. Hihihi ... pokoknya, permainan tradisional itu seru banget. Nyesel, deh kalo kamu nggak pernah ikut permainan ini.

Yuk, simak di bawah ini!

Ada 7 permainan tradisional yang hampir punah dan wajib kamu tahu. 

Apa aja sih?

 

1.       Perang Bantal


gpswisataindonesia.info


Permainan Perang Bantal dulu pernah populer dan sering dimainkan  masyarakat Indonesia . Aturan mainnya, dua pemain duduk di atas sebuah batang pohon yang diletakkan di atas air. Permainan ini biasanya dilakukan di atas sungai atau kolam. Pemain tersebut duduk berhadapan dengan senjata dua buah bantal yang digunakan untuk saling memukul.

Permainan ini tidak dibatasi waktu. Pemenangnya ditentukan dari siapa yang bisa menjatuhkan ke dalam air terlebih dahulu.

 

 

2.       Patok Lele

https://mainantradisionalindonesia.wordpress.com/




Patok lele adalah permainan dengan menggunakan dua bilah kayu, satu berukuran 10 cm dan yang lain berukuran 40 cm. biasanya permainan dilakukan dua peserta atau dua grup, dengan membuat lubang untuk meletakkan satu bilah yang pendek. Bilah yang panjang digunakan untuk memukul bilah yang di atas lubang agar melenting jauh. Yang lebih jauh yang menang. Patok lele merupakan permainan masyarakat yang bisa dilakukan oleh semua umur, dari anak-anak, remaja, hingga dewasa, baik laki-laki maupun perempuan.

 

3.       Ingkling

https://www.dictio.id


Ingkling adalah permainan lompat-lompat katak yang dilakukan dengan satu kaki dan berhenti dengan dua kaki pada kotak-kotak tertentu. Permainan ingkling umumnya dimainkan oleh anak perempuan. Permainan ini paling sedikit dimainkan oleh dua orang. Alat yang digunakan adalah kapur dan gacuh (pecahan genting berbentuk bulat atau persegi, kadang juga batu) untuk menentukan posisi main.

Saat mulai bermain ingkling, harus menentukan siapa pemain pertama. Setelah itu semua gacuh disimpan di kotak pertama. Pemain pertama menuju kotak berikutnya dengan sebelah kaki. Lalu pada bagian setengah lingkaran, kedua kaki boleh menginjak tanah. Kemudian pemain menginjak kotak-kotak berikutnya dengan sebelah kaki. Setelah berhasil melewati satu putaran, diteruskan ke kotak berikutnya sampai habis. Setiap ada gacuh, tidak boleh diinjak dan harus dilangkahi.

 

4.        Sabung Ayam

https://radarlampung.co.id


Sabung ayam pada awalnya adalah permainan yang populer di masyarakat. Namun karena aroma perjudian yang kental dalam permainan ini, sabung ayam kemudian dilarang. Selain itu permainan ini juga dianggap tidak manusiawi, karena melakukan penyiksaan binatang sampai luka parah atau mati.

Cara main sabung ayam adalah menyiapkan dua ayam dalam satu arena, biasanya ayam jantan atau ayam jago. Permainan ini tidak terbatas waktu. Aturannya hanya salah satu ayam kabur atau mati. Ayam jago yang bertahan, itulah pemenangnya.

 

5.       Permainan Bahempas

@tawakborneo


Permainan ini asli dari Kalimantan Timur, tepatnya di Kutai Kartanegara. Permainan ini dilakukan oleh dua orang pemuda yang sama besar dan kuat fisiknya. Alat yang digunakan adalah tongkat dan tameng anyaman yang terbuat dari rotan untuk masing-masing pemainnya.

Permainan dimulai dengan dua pemain berhadapan lengkap dengan atributnya. Permainan ini biasanya dilakukan dalam 2-3 menit. Setelah permainan dimulai, pemain akan saling memukul lawan dengan mengayunkan dan menangkis pukulan dengan alat mereka. Pemenangnya adalah siapa yang menjatuhkan lawan dengan cepat.

 

6.       Bola Bekel

https://www.ibudanbalita.com


Permainan ini populer di kalangan anak-anak perempuan. Cara bermain bola bekel adalah dengan menggenggam seluruh biji bekel dan menebarkan seluruh biji itu ke lantai sambil melempar bola ke atas dan menangkapnya. Biji diambil satu persatu sampai habis. Ulangi lagi sampai pada peraturan berikutnya hingga permainan berakhir.

Bila pemain tidak bisa melakukan aturan permainan yaitu secara bersamaan dengan saat melempar dan menangkap bola, berarti ia kalah dan permainan diganti oleh lawan main. Lama permainan tidak terbatas dan sesuai kesepakatan.

 

7.       Egrang

https://indonesia.go.id


Permainan egrang sudah sulit ditemukan, baik di desa maupun di kota. Selain karena permainan ini cukup sulit, juga diperlukan alat-alat yang tidak mudah lagi ditemukan. Egrang adalah permainan dengan berjalan menggunakan alat dari bambu, kayu, atau batok kelapa. Tentu saja untuk memainkan alat ini diperlukan keterampilan dan keseimbangan tubuh yang baik.

Selain butuh keterampilan, permainan ini juga membutuhkan keberanian. Permainan egrang umumnya muncul secara sporadis di Indonesia untuk perlombaan hari kemerdekaan. Selain itu, jarang sekali orang melakukan permainan ini.


__________________________


Ditulis oleh : Avalynn Seanjaya

Sumber : Kisah 1001 Game/Permainan Paling Seru di Dunia


0 komentar:

Post a Comment

Copyright © Rin Muna
Design by Anders Noren | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com | Edited by Gigip Andreas