Sunday, February 24, 2019

Terima Kasih Guruku | Arya Eka Sepiyanur | Taman Bacaan Bunga Kertas

Source : pexels photos


TERIMA KASIH GURUKU
Karya : Arya Eka Sepiyanur

Terima kasih kuucapkan untukmu Guru
Yang tak pernah lelah memberiku banyak ilmu
Meski aku nakal dan sering membuatmu kesal
Tapi engkau tetap sabar, memberiku ilmu
Engkau membimbingku
Engkau mendidikku
Jasamu begitu indah
Terima kasih guruku
Kau lah pahlwan tanpa tanda jasa


TENTANG PENULIS
Nama Lengkap    : Arya Eka Sepiyanur
Nama Panggilan  : Arya
Sekolah               : SMP N 05 Samboja
Komunitas          : Taman Bacaan Bunga Kertas
Alamat                : Desa Beringin Agung, Samboja

Saturday, February 23, 2019

Terima Kasih Tuhan | M. Dahsyam | Taman Bacaan Bunga Kertas

Source: Pixabay.com


TERIMA KASIH TUHAN
Karya : M. Dahsyam

Oh ... Tuhan
Engkau yang Maha Besar
Engkau yang Maha Menciptakan semua yang ada di bumi
Engkau juga yang Maha Penyayang

Oh ... Tuhan
Terima kasih atas karuniaMu
Oh ... Tuhan
Akan kujaga semua ciptaanMu
Dikala aku susah, aku akan meminta petunjuk kepadaMu
Oh ... Tuhan
Terima kasih aras semua kenikmatan yang Kau berikan


PROFIL PENULIS
Nama                               : M. Dahsyam
Tempat, Tanggal Lahir    : Nunukan, 07 September 2006
Sekolah                           : Kelas VI, SDN 036 Samboja
Komunitas                       : Taman Bacaan Bunga Kertas


Teman Sejati | M. Ikbal Fariansyah | Taman Bacaan Bunga Kertas

Source: pixabay.com



TEMAN SEJATI
Karya : M. Ikbal Fariansyah

Wahai temanku
Engkau selalu setia menemaniku
Di saat aku berduka, engkau selalu setia menemani
Di saat aku bersedih, engkau ada di sampingku

Wahai temanku
Engkau sangat berharga bagiku
Engkau seperti separuh tubuhku
Engkau sangat berarti bagiku

Akan kujaga pertemanan kita
Akan kusimpan kenangan di hati
Terima kasih temanku
Akan kujaga pertemanan kita sampai akhir hayat

PROFIL PENULIS
Nama                               : Muhammad Ikbal Fariansyah
Tempat, Tanggal Lahir    : Waruwue, 25 Mei 2006
Sekolah                           : Kelas VI, SDN 036 Samboja
Komunitas                      : Taman Bacaan Bunga Kertas

Apa Kata Mereka Tentang Rin Muna?


Eh, hari ini aku tiba-tiba iseng berselancar di Beranda Facebook. Trus, ada banyak postingan seru tentang Challenge-Challenge gitu... Akhirnya, aku ikutin deh buat seru-seruan. Aku pasang status (Eh!? Sekarang namanya udah ganti, bukan Status lagi, tapi Postingan). Hmm ... Oke lah, aku juga akhirnya buat postingan di Facebook, ngikutin challenge-challenge itu. Ingat ya! Challenge-Challenge bacanya celens-celens, bukan kaleng-kaleng! 😂

Dan ini adalah postingan aku di akun Facebook pribadi aku!

Kira-kira ... apa aja ya komentar temen-temen tentang aku? Aku juga penasaran diriku sebenernya seperti apa.  😂

Dan ini ... komentar mereka tentang aku:


Kata Ardiyana Yanna (Tetangga), aku ini kreatif. Wait! Masih mikir kenapa dibilang kreatif? Apa karena aku kere aktif? 😂

Kata Hendy Lazuardy Hendrawan (Penulis/Blogger), yang terlintas dipikirannya Duta Baca. Oke lah ya ... aku emang salah satu Duta Baca. Tapi, aku kan udah kenal lebih dulu sama dia sebelum aku jadi Duta Baca. Kenapa yang diingatnya Duta Baca? Tak apa lah. Setidaknya itu bagian dari kampanye minat baca. Semoga bisa mengemban amanah dengan baik.

Kata Ummy Masita (Adik kelas aku waktu SMP), sama dengan yang dipikirkan oleh Yanna. Hmm ... kalian jodoh sepertinya... 😂
Kata Dalle Doel (Pakde di Plukme), aku ini cantik. Waaah ... langsung gede kepala kalo dibilang cantik. Sampe mau jatuh-jatuh... Oke lah, semua wanita di dunia ini cantik kok. Allah menciptakannya jadi cantik dan harus disyukuri. Nggak boleh dihina, karena menghina ciptaan Allah sama dengan menghina penciptanya.
Kata Asih Nurdiati (Adik Kandung Aku), yang ada dipikirannya adalah Mamanya Lifia. Ini sih bener banget! Kenapa dia nggak terpikir kalau aku ini kakaknya? Apa dia sudah lupa sama kakaknya sendiri? 😂 Aku rasa enggak sih ya. Dia pasti lebih ingat sama Lifia karena dia sayang banget sama keponakannya yang sering dia buat nangis setiap kali dia pulang ke rumah.
Kata Saifur Rohman (Tetangga), yang ada dipikirannya adalah Mbah Har. Kamu tahu nggak Mbah Har itu siapa? Mbah Har itu bapak aku. Yah ... pasti dia ingatnya sama Mbah Har, orang Mbah Har sesepuhnya Kuda Lumping Temanggung Turonggo Lestari Budoyo. Yang nggak pernah absen setiap ada pementasan kesenian Jawa. Bapakku emang demen sama seni musik dan suara. Tapi, entah kenapa anak-anaknya nggak ada yang ketularan satu pun. Aku ... kalau nyanyi selalu nggak ngerti nada. Suara sama musik kejar-kejaran kayak film india. Ah ... kok jadi curhat? 😂

Kata Prayanti Kalvin (Duta Baca Kaltim 2018), TERBAIK.
Duh, tulisannya dikapitalin semua pula, ditambah tanda jempol. Padahal, dia mah yang terbaik. Dia salah satu wanita yang berprestasi dan aktif menginspirasi, menggalakan minat baca di daerah asalnya di Bontang. Aku sering kali liat dia wawancara di radio atau tv Bontang. Sedangkan aku? Aku mah apa atuh? Cuma remahan roti yang udah melempem. 😂
Kata Dede Mulyadi (Tetangga), ada 5 poin. Banyak amat ya? Hahaha ... ini peres deh kayaknya, bawa-bawa nama suami segala. 😂
Kata Muhammad Hendri Syamsudin (Teman Facebook), Cerdas. Kenapa dia bilang aku cerdas ya? Cerdasnya dari mana? Mungkin, karena dia belum pernah ketemu sama aku. Makanya dia bilang aku cerdas. Padahal, aslinya aku tulalit dan o'on banget. Sering nggak nyambung kalo diajak ngomong. Yang kayak gini kok dibilang cerdas, wkwkwkwk.
Kata Anna Aprillia (Teman Mainku), Cantik, kreatid dan pintar segala bidang dll. Wuuuaaa .... Gubrak!!! Ini nyeremin banget yak!? Pintar segala bidang, ini perlu uji kompetensi sepertinya. Karena sebenernya aku nggak paham apa-apa. Cuma demen bergerak doang. 😂
Kata Yenniwati Halim (Perpusda Kaltim), salah satu finalis Duta Baca Kaltim tahun 2018. 😂 Emang iya sih. Karena pertama kali kenal, emang sebagai finalis Duta Baca Kaltim 2018.
Kata Humaira Yuwono (Mantan majikan aku), pinter. Hmm ... ini masih perlu diuji kepinterannya. Soalnya, aku ngerasa nggak pinter sama sekali.

Kata Andria Junius (Duta Baca Kaltim 2018), super woman, multy talented. Hmm ... super woman itu sebenarnya karena kepepet loh, Jo. Karena aku harus ngerjain semuanya sendiri. Akhirnya, aku jadi super woman yang sebenernya nggak super. 😂
Kata Marta Sari (Tetangga), kreatif. Ini komen yang keberapa ya yang bilang aku kreatif? Wkwkwk... apa aku harus ikut ujian seberapa tingkat kreatifitasku? Aku ngerasa biasa-biasa aja, kok dibilang kreatif? 😂
Kata Tri Wulan (Temen Esde), kreatif, cantik, baik dan ceriwis. Wait! Aku gagal fokus sama kata ceriwis. 😂 Aku emang ceriwisnya minta ampun kalau ketemu sama yang ceriwis juga. Kalau ketemunya sama yang pendiam, ya diam juga. 😂 Itu artinya, kamu juga ceriwis kayak aku, Tri.
Kata Setiawan (Temen Esempe), seperti makanan. Asli ... aku dibikin mikir keras sama komentarnya orang yang satu ini. Seperti makanan? (Mikir sambil jalan mondar-mandir). Sampe sekarang masih gagal paham. Apa karena foto profil aku yang katanya mengingatkan sama Rumah Makan? 😂
Kata Abqar N Bagas (Bu Sidah, Guru RA & Tetangga), wanita sejuta ide. Walah ... ini hiperbola banget yak!? Sejuta!? 😂 Seratus aja nggak nyampe, apalagi sejuta. 😂
Kata Libyah (Temen dari Bayi), Wanita super strong, kreatif, cantik, multitalented. Duh ... banyak yang ngomong gini, bikin aku makin keki deh. Apa iya aku sampe segitunya. Perasaan, aku cuma duduk diam di rumah sebagai IRT dan nggak ngapa-ngapain. 😂



Kata Rona Meronastorestyle (Temen Esem A), Mandiri. Hmm... dia emang mengenalku sebagai perempuan mandiri sejak kami sekelas bareng. Aku yang tinggalnya di panti asuhan dan nggak pernah punya uang jajan karena kudu hemat-hemat banget. Cuma dikasih uang jajan 100rb untuk 6 bulan, makanya, aku harus mandiri. Biar nggak nyusahin ortu mulu. Oh ya, btw ... makasiih ya waktu Esem A, kamu sering traktir aku ke kantin. Hehehe ...
Kata Alista Rias (Tetangga), Smart. Ehem! Apa iya? Aku merasa otakku masih kosong dan nggak tau apa-apa. Sampe sekarang aja masih belajar mulu, ngais-ngais ilmu.
Kata Bunda Alya (Guru SMA 2 Balikpapan), Unyu-unyu dan ngangenin. Ah ,,, komen ibu ini bikin aku tersipu. Ternyata ... aku ngangenin ya? Sama ... aku juga kangen ketawa dan candaan bareng Ibu Norhayati Wahab. Ini guru yang keren dan asyik banget! Kalau aku masih Esem A, pasti aku sering banget datengin ibu ke ruang guru buat bercandaan. Biar lupa ngasih nilai ulangan, hihihi.


Oh ya... pas aku lagi nulis ini. Ternyata ada lagi komentar tambahan dari Amy Swan (Teman kerja aku dulu). Ini nih, katanya dia : Sahabat. Teman Kerja. Mama Lifia. Ibu yang hebat . Wanita yang kreatif. Pengkritik paling jujur. Kalau udah asik ngomong kadang lupa berhenti. ðŸ˜œ❤️
Datang ke status Challenge aku jg ya!

Ternyata, dia juga bikin challenge dan bakal aku masukin. ðŸ˜‚ Kalimat terakhirnya emang bener sih. Aku kalo udah ketemu orang, udah asyik ngobrol ngalor-ngidul, bisa lupa berhenti. Tau-tau udah magrib aja gitu. 😂 Ini emang parah dan sering bikin pasangan aku kesel. Makanya, kalo ke mana-mana, dia lebih baik nggak ikut daripada bete nungguin. 😂 Thanks Amy buat komentarnya. Pokoknya, kamu paling The Best deh... Kerja baik-baik di sana ya! Jangan lupa sholat dan selalu jujur dalam bekerja. Insya Allah penuh berkah...



Nah ... itu dia komentar temen-temen tentang aku. Kalian bisa simpulin sendiri deh gimana aku ini. Yang kadang-kadang suka berubah jadi peran orang lain. Yang paling tahu dan paling ngerti adalah orang-orang yang ada di sekitar aku. Karena aku tidak akan pernah bisa menilai diri aku sendiri. Walau ada beberapa orang yang tidak suka. Tapi, masih banyak kok yang sayang sama aku apa adanya. Aku emang sedikit keras kalo bicara, tapi doyan ngakak juga. So, bisa berubah-ubah kayak bunglon sesuai situasi dan kondisi.

Tulisan ini berupa curahan hati dan keseharian aku. Semoga nggak bikin kamu yang baca tulisan ini jadi eneg ya! 
Aku bukan mau menyombongkan diri, aku cuma mau mengabadikan momen ini. Siapa tahu, 50 tahun lagi aku terserang alzheimer akut dan tulisan ini akan jadi pengingat buat aku dan temen-temen di sekitar aku.


Maaf, kalau aku nggak nulis sesuai EBI dan PUEBI. Soalnya, lagi pengen santai aja. Hehehe ...


Friday, February 22, 2019

Ayahku | Budiman Adi Yaksa | Taman Bacaan Bunga Kertas

Source : pexels photos


AYAHKU...
Karya : Budiman Adi Yeksa

Di zaman sekarang engkau adalah pahlawanku...
Tanpa adanya engkau, aku ini bukanlah siapa-siapa...

Ayahku...
Ibarat danau engkau adalah mata airnya
Engkau adalah sumber kehidupan keluargaku
Engkau...
Dimanapun berada, selalu kunanti-nanti

Ayahku...
Maafkan aku
Karena aku tidak bisa membalas jasa-jasamu...
Yang telah engkau berikan kepadaku sejak kecil hingga saat ini...
Dunia beserta isinya belum cukup untuk membayar jasa-jasamu

Wahai Ayahku...
Ku ucapkan ribuan terima kasih
Karena engkau telah membesarkanku.

Ayahku...
Dimanapun engkau berada, selalu kurindukan
Sekali lagi kuucap ribuan terima kasih
Engkau telah membesarkanku hingga saat ini
Ayahku...!


TENTANG PENULIS
Nama                : Budiman Adi Yeksa
Alamat             : Desa Beringin Agung, Samboja
Komunitas       : Taman Bacaan Bunga Kertas
Sekolah            : Kelas IX SMP N 05 Samboja

Ngintip Jadwal Timnas U22 - Piala AFF U22 2019

Source: batam.tribunews.com
Hari ini waktuku sedikit luang karena anakku tidak terlalu rewel dan kegiatanku juga tidak ada. Jadi, aku sempatkan berselancar di internet menggunakan smartphone.
Tiba-tiba saja ada email masuk yang cukup menggoda mata untuk membukanya. Yakni, email newsletter tentang Jadwal Timnas U22.
Aku baru tahu kalau ternyata Garuda Muda Indonesia sedang berjuang di laga pertandingan sepak bola. Sebelumnya, aku emang nggak update soal gini-ginian.
Dulu, aku pernah suka banget sama bola waktu umurku sekitar 20 tahun. Itu pun karena beberapa teman ada yang pemain bola dan aku sering mengikuti pertandingan karena permintaannya untuk bisa menonton pertandingan. Sehingga, aku lebih intens berhubungan dengan dunia bola.
Namun, lambat laun rasa suka itu mulai hilang dengan sendirinya. Seiring berjalannya waktu, aku makin banyak kegiatan dan tidak lagi punya waktu untuk mengikuti kegiatan Timnas U22.
Karena ada pemberitahuan tentang jadwal U22, ya sekalian aja aku ngintip-ngintip sedikit tentang Jadwal Timnas U22.

Selamat berjuang mengharumkan nama Indonesia, para Garuda Muda. Terus senangat pantang menyerah, pantang kalah. Kalau masih kalah, berarti harus belajar lagi.
Apa pun hasilnya nanti, semoga tidak menyurutkan semangat adik-adik untuk terus berjuang. Jangan sampai membuat kisruh karena supporter yang fanatik dengan club bolanya.
Setidaknya mereka sudah berusaha, berjuang untuk bangsa dan negara. Apa pun hasilnya, akan tetap kami hargai dan apresiasi....


Silakan baca beritanya di sini:
Hasil Akhir Timnas U22 Indonesia Vs Kamboja. 2 Gol Wanewar Bawa Ke Semifinal Piala AFF U22-2019

Piala AFF U22-2019 Jadwal Timnas Indonesia







Meraih Cita-Cita | Gugun Ardiansyah | Taman Bacaan Bunga Kertas

Source: pexels photos


MERAIH CITA-CITA

Perlahan-lahan mulai ku pelajari
Bagaimana mencoba untuk meraihnya
Kurentangkan sayap-sayapku
Agar bisa menggapainya

Terus menerus mendapatkannya
Selalu mencoba dan mencoba
Ku yakin pasti bisa

Sungguh ini perjuangan berat bagiku
Tapi ku tak ingin menyerah untuk mendapatkannya

Ku lapangkan dada dan berdoa
Kepada Tuhan Yang Maha Esa
Semoga terwujudlah...
Cita-citaku....






PROFIL PENULIS
Nama                    : Gugun Ardiansyah
Tempat Tinggal : Desa Beringin Agung Samboja
Komunitas          : Taman Bacaan Bunga Kertas
Sekolah                                : SMA Negeri 1 Samboja

Rumahku | Rasyika Mahyati | Taman Bacaan Bunga Kertas

Source: pixabay.com


RUMAHKU
Karya : Rasyika Mahyati

Oh ... Rumah
Engkaulah tempat kami hinggap
Engkaulah tempat kami bertahan
Engkau kuanggap sebagai istana kerajaan
Engkau kubangun penuh perjuangan, kesabaran dan keikhlasan

Engkau kuanggap sebagai pedoman hidup
Engkau tempatku dibesarkan
Kelak aku punga rezeki, aku akan membentukmu
Seperti istana kerajaan
Hingga layak untuk tempatku hidup

PROFIL PENULIS
Nama                                  : Rasyika Mahyati
Tempat, Tanggal Lahir       : Balikpapan, 10 Agustus 2006
Sekolah                              : Kelas VI, SDN 036 Samboja
Komunitas                          : Taman Bacaan Bunga Kertas

Guruku | Agil Kurniawan | Taman Bacaan Bunga Kertas

Sumber Ilustrasi : pixabay.com


GURUKU
Karya : Agil Kurniawan

Kau cahaya bagiku
Membagi ilmu kepadaku
Setiap ada kesalahan
Kau membenarkannya

Kau memang pandai
Guruku ...
Ilmu pengetahuanmu sangatlah luas
Bagaikan kancil membodohi buaya
Karena guru adalah jembatan ilmu
Aku berterima kasih kepadamu ... guruku.




PROFIL PENULIS
Nama                    : Agil Kurniawan
Sekolah                                : SDN 038 Samboja
Alamat                  : Jl. Tepung Sari RT.03 Desa Beringin Agung
Komunitas          : Taman Bacaan Bunga Kertas

Jerih Payah Petani | Ira Rosita | Taman Bacaan Bunga Kertas

Source: pixabay.com


JERIH PAYAH PETANI
Karya : Ira Rosita

Terima kasih petani
Engkau turut membantu negeri ini
Lewat cucuran keringatmu selama ini

Terik matahari tanpa kau hiraukan
Kehausan dan rasa lapar kau tak pedulikan

Oh ... petani
Kau berikan orang padi
Semoga Tuhan membalas dirimu ... petani
Kau petani tangguh selama ini

PROFIL PENULIS
Nama                                    : Ira Rosita
Tempat, Tanggal Lahir    : Samboja, 06 September 2005
Kelas                                     : VI SDN 036 Samboja
Komunitas                          : Taman Bacaan Bunga Kertas

Copyright © Rin Muna
Design by Anders Noren | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com | Edited by Gigip Andreas