Book Author and Ambassador Novelme. Love to imagination, telling story and making money.

Tuesday, December 22, 2020

6 Hal Penting yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memilih Menulis Di Platform

 


 Hai ... hai ...!

Apa kabar semuanya? Sudah lama banget aku nggak kasih tips menulis untuk kalian karena ada banyak banget bab novel yang harus aku update setiap harinya. Karena menjadi penulis novel platform yang masih on going, pastinya sibuk banget dengan tulisan-tulisanku.


Nah, kali ini ... aku bakal berbagi tips buat kalian semua tentang hal-hal yang harus diperhatikan sebelum masuk ke platform penulisan. Simak tipsnya di bawah ini ya!

Jangan lupa follow, subscribe dan komentar di akun instagram aku. Yang pengen dibuatin tips versi video ... mmh, aku pikirin deh buat upload di Youtube biar kalian lebih mudah memahaminya.

Sementara, aku kasih tips di sini dulu ya!


Apa aja sih yang harus diperhatikan sebelum kita masuk ke dunia literasi digital atau sebagai penulis novel di platform digital?


1. Memahami kemampuan diri

     Sebelum masuk ke dunia penulisan digital masa kini, kamu harus bisa memahami kemampuan diri kamu sendiri. Seberapa bisa kamu mennguasai teknik kepenulisan dan memenuhi keinginan pembaca. Karena di platform online, tuntutan pembaca itu bener-bener tinggi. Selain harus bisa update banyak bab setiap harinya, kita juga harus bisa memahami keinginan pembaca. Tentunya, tetap menghadirkan bahan bacaan yang menarik, menghibur dan berkualitas.

    Menjadi penulis novel Best Seller di aplikasi Novelme tentunya tidak mudah. Butuh kerja keras, kemauan untuk belajar dan tidak mudah menyerah. Terlebih, konsep novel series zaman sekarang seperti manga Jepang yang ceritanya bisa ratusan bahkan ribuan bab. Bayangin aja, update sehari 5 bab ... masih kurang aja di mata pembaca. Padahal, mereka harus bayar untuk bisa baca dan nggak pernah keberatan. Asalkan, kita bisa menyuguhkan cerita yang berkualitas dan menarik untuk pembaca.

    Penulis platform dituntut untuk publish setiap hari. Kalau ada kesalahan di bab sebelumnya, nggak bisa main revisi seenaknya aja kayak nulis buku fisik yang masih bisa direvisi saat nulisnya udah kelar. Di platform, nggak akan bisa semudah itu ngerevisi. Bayangin aja, kalo udah dibaca sama 2 ribu orang dan bab itu salah. Auto mikir alur selanjutnya dong, hahaha.

2. Mempersiapkan Mental

     Jadi penulis platform harus kuat mental. Kenapa? Karena setiap publish bab baru. Kita akan berhadapan langsung dengan pembaca kita. Kalau mereka nggak suka sama ceritanya, bakal dapet komentar pedas. Untungnya, Perfect Hero belum pernah dapet komentar pedas walau sudah ada ratusan bab. Mereka tetap setia membaca, kadang terbawa emosi dan maki-maki kalau tokoh antagonisnya muncul. Pokoknya, komentar pembaca itu bener-bener pedes. Kalau kamu belum siap mental dengan komentar buruk. Jangan coba-coba masuk ke platform deh! Mending nulis di buku diary aja.

 

3. Mengatur Waktu & Managemen Bab

     Kalau kamu masih punya kesibukan lain seperti bekerja, harus bisa mengatur waktu kamu supaya bisa tetap update setiap harinya. Kalau aku sih, harus punya tabungan beberapa bab untuk cadangan saat aku lagi sibuk. Secara, author juga manusia biasa yang butuh makan, butuh piknik dan butuh istirahat. Jadi, mengatur waktu menulis dan mengatur bab yang akan ditayangkan sangatlah penting.

4. Selalu Belajar

     Sebagai penulis, kita nggak boleh berhenti belajar. Sampai hembusan napas terakhir pun, kita masih akan terus belajar. Jadi, pelajarilah banyak hal dari orang-orang yang telah sukses terlebih dahulu. Jangan pernah menganggap ilmu kita sudah cukup. Belajar bisa dari siapa saja, bahkan dari bayi yang baru lahir sekalipun.

5. Tidak Plagiat / Menjiplak Karya Orang Lain

  Plagiat adalah hal yang harus kamu hindari saat baru memulai menjadi penulis. Dalam karya apa pun, plagiat adalah hal yang paling hina. Sekali pun berusaha menutupinya, pasti akan ketahuan juga karena ketemunya dengan pembaca yang itu-itu juga dan sudah membaca banyak cerita. Penulis yang melakukan plagiat, mmh ... tidak bisa disebut sebagai penulis. Selamanya, namanya akan dikenang sebagai plagiator.


6. Etika Penulis

   Kok, ada etika?

Ya, etika penulis merupkan bagian yang juga penting di sini. Karena ada banyak sekali penulis yang tidak beretika dan asal-asalan ingin jadi penulis, alasannya hanya karena cuan. Aku paling kesel kalau ada penulis baru yang tiba-tiba komen di kolom komentar pembaca dan isinya promo buku mereka. Aku nggak larang sih, tapi kalau terlalu banyak jadinya spam. Seorang penulis adalah pembaca yang baik. Mengerti tata bahasa dan tata krama. Promo dengan cata spam, itu sangat mengganggu dan tidak menarik di mata pembaca.

Selain itu, menjadi seorang penulis juga harus memahami seluk beluk dan peraturan platform. Tidak seenaknya sendiri, bahkan bersikap tidak sopan kepada editor. Di platform sekelas Novelme, ada editor yang bisa diajak konsultasi. Tapi kita juga harus sabar. Dari 20 ribu lebih penulis yang ada ei sana, kita harus bisa bersikap baik dan tetap membuat karya yang terbaik. Suatu hari, pasti akan dilirik oleh editor dan pembaca ketika karya-karyamu sudah melambung tinggi.



Ini dulu tips dan saran dari aku sebelum menjadi penulis webnovel atau penulis platform digital.

Kalau kamu punya tambahan lagi, bisa diskusikan bareng di kolom komentar.



Sekian dan terima kasih,



Much Love,


Rin Muna


______________________________________________
🅒Copyright. 

Dilarang mengutip atau menyebarluaskan konten blog ini tanpa mencantumkan link atau kredit penulis.


 

0 komentar:

Post a Comment

Copyright © Rin Muna
Design by Anders Noren | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com | Edited by Gigip Andreas