Di dapur Nusantara, lengkuas sering hadir tanpa banyak disadari. Ia tidak selalu dimakan, tapi hampir selalu dibutuhkan. Aromanya khas, tajam, dan menjadi “jiwa” banyak masakan—dari sayur lodeh sampai rendang.
Namun lengkuas bukan sekadar bumbu pelengkap. Dalam pengobatan tradisional, ia dikenal sebagai tanaman obat keluarga dengan manfaat yang cukup beragam. Meski begitu, lengkuas juga punya keterbatasan yang perlu diperhatikan.
Mengenal Tanaman Lengkuas
Lengkuas memiliki nama ilmiah Alpinia galanga dan termasuk dalam keluarga Zingiberaceae, satu keluarga dengan jahe, kunyit, dan kencur. Bagian yang paling sering dimanfaatkan adalah rimpangnya, meskipun daun dan batangnya juga memiliki aroma khas.
Lengkuas tumbuh subur di daerah tropis, mudah dibudidayakan, dan sering ditanam di pekarangan rumah sebagai tanaman TOGA.
Kandungan Aktif dalam Lengkuas
Aroma dan khasiat lengkuas berasal dari senyawa aktif seperti:
-
Galangin → bersifat antioksidan
-
Minyak atsiri → antibakteri dan antijamur
-
Flavonoid dan fenol → membantu melawan radikal bebas
Kandungan inilah yang membuat lengkuas tidak hanya berfungsi sebagai bumbu, tetapi juga sebagai tanaman herbal.
Manfaat Lengkuas bagi Kesehatan
1. Membantu Melancarkan Pencernaan
Lengkuas sering digunakan untuk membantu:
-
mengurangi perut kembung
-
meredakan mual
-
mengatasi gangguan pencernaan ringan
Tak heran jika lengkuas hampir selalu hadir dalam masakan berkuah dan bersantan.
2. Antiinflamasi dan Antimikroba Alami
Lengkuas memiliki sifat:
-
antibakteri
-
antijamur
-
antiinflamasi ringan
Dalam pengobatan tradisional, lengkuas digunakan untuk membantu mengatasi infeksi ringan dan peradangan.
3. Meredakan Batuk dan Masuk Angin
Lengkuas kerap dijadikan campuran ramuan tradisional untuk:
-
menghangatkan tubuh
-
meredakan batuk
-
membantu mengatasi masuk angin
Efek hangatnya mirip jahe, meski aromanya lebih tajam.
4. Mendukung Kesehatan Kulit
Lengkuas juga digunakan sebagai obat luar untuk membantu:
-
mengatasi panu dan gatal
-
membersihkan luka ringan
-
mengurangi bau badan (secara tradisional)
5. Peran Penting dalam Kuliner Nusantara
Di luar manfaat kesehatan, lengkuas adalah:
-
penguat aroma masakan
-
penyeimbang bau amis
-
identitas rasa masakan tradisional Indonesia
Tanpa lengkuas, banyak masakan terasa “kurang hidup”.
Kekurangan dan Efek Samping Lengkuas
Meski alami, lengkuas tidak dianjurkan dikonsumsi berlebihan.
1. Iritasi lambung
Pada sebagian orang, lengkuas bisa memicu rasa perih jika dikonsumsi terlalu banyak.
2. Rasa terlalu tajam
Jika digunakan berlebihan dalam masakan atau ramuan, lengkuas bisa menimbulkan rasa pahit dan panas di tenggorokan.
3. Tidak dianjurkan untuk kondisi tertentu
Ibu hamil dan penderita gangguan pencernaan sensitif sebaiknya membatasi konsumsi lengkuas sebagai ramuan herbal.
4. Efek obatnya relatif ringan
Lengkuas lebih cocok sebagai pendukung kesehatan, bukan pengganti pengobatan medis.
Cara Aman Menggunakan Lengkuas
-
Gunakan secukupnya sebagai bumbu
-
Hindari konsumsi dalam bentuk ramuan pekat secara berlebihan
-
Hentikan penggunaan jika muncul reaksi tidak nyaman
Sekali lagi, alami tetap perlu bijak.
Penutup
Lengkuas adalah contoh rempah Nusantara yang sering diremehkan karena perannya “hanya” sebagai bumbu. Padahal, di balik aromanya yang kuat, lengkuas menyimpan manfaat kesehatan dan nilai budaya yang besar.
Ia mungkin tidak selalu terlihat, tapi hampir selalu dibutuhkan—baik di dapur maupun dalam tradisi pengobatan keluarga.
Referensi
-
Rukmana, R. (1995).
Lengkuas.
Yogyakarta: Kanisius. -
Dalimartha, S. (2009).
Atlas Tumbuhan Obat Indonesia.
Jakarta: Pustaka Bunda. -
Winarto, W. P. (2003).
Tanaman Obat Indonesia untuk Pengobatan Herbal.
Jakarta: Agromedia Pustaka. -
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2017).
Formularium Ramuan Obat Tradisional Indonesia.
Jakarta: Kemenkes RI. -
Hernani & Rahardjo, M. (2006).
Tanaman Berkhasiat Antioksidan.
Jakarta: Penebar Swadaya.
.png)
.png)
.png)
