Namun, Pak Rudi mengajarkan sebuah nilai baru kepadaku. Di akhir sambutannya, beliau memberikan sebuah motivasi sederhana, tapi mampu menggugah pemikiranku yang tertidur lama.
Jangan bertanya tentang apa yang akan saya pelajari!
Tapi bertanyalah pada diri sendiri "Apa yang akan saya lakukan setelah belajar?"
Terkadang aku lupa, aku terlalu sibuk belajar hal-hal baru. Ada banyak hal di dunia ini yang tidak aku ketahui dan perlu belajar dengan baik. Namun, aku lupa untuk melakukan atau mempraktikan apa yang aku pelajari. Mungkin, di sinilah letak kesalahanku. Sehingga usahaku tidak berkembang selama bertahun-tahun.
Materi disampaikan secara mendalam oleh Bapak Temmy Satya Permana - Deputi Usaha Mikro Kecil dari Kementerian UMKM Indonesia.
Beliau tidak hanya memberikan gambaran tentang UMKM, tapi juga tentang bagaimana UMKM bisa naik kelas dan mampu menembus pasar global.
Mendengar pemaparan dari Deputi Usaha Mikro Kementerian UMKM, aku justru menertawakan diriku sendiri beberapa kali. Sebab, ada banyak hal yang sudah aku pelajari, tapi aku tidak mampu menerapkan pembelajaran itu dengan baik.
Kesibukanku sebagai seorang ibu menjadi salah satu alasan besar yang menghambat langkahku untuk terus berjalan maju. Terkadang, kita dihadapkan oleh banyak persoalan yang membuat dilema. Namun, mau sampai kapan aku mengalah pada keadaaan? Membiarkan diriku merasa cukup, seolah tidak memiliki upaya untuk memperjuangkan masa depan keluarga kecilku.
Aku masih belum tahu apa sesungguhnya motivasi yang bisa membangun kepercayaan diriku. Aku sudah memulai banyak hal. Sudah mengikuti banyak kelas. Tapi ternyata, ada hal yang tidak aku sadari. Yakni konsistensi.
Lagi-lagi, konsistensi menjadi salah satu hal paling penting, tapi paling sulit untuk dijalani.
Aku adalah tipe orang yang harus disemangati atau harus memiliki teman untuk bergerak. Oleh karenanya, aku mengikuti UMK Academy ini dengan harapan baru. Aku ingin dipertemukan dengan orang-orang yang memberikan energi positif dan memotivasiku. Supaya setiap kali aku ingin menyerah, ada kawan yang dengan tulus menggenggam tanganku agar terus berjalan dan bergerak bersama.
Ini adalah tahap awal yang harus dilalui untuk lolos seleksi sampai ke Nasional. Tentunya tidak mudah menyelesaikan beberapa kelas dan challenge yang diberikan oleh tim Pertamina. Tapi inilah yang aku cari. Sebuah tantangan yang bisa membangun semangatku agar aku bisa menjadi lebih konsisten dalam membangun mimpi-mimpi masa depanku.
0 komentar:
Post a Comment