Book Author and Ambassador Novelme. Love to imagination, telling story and making money.

Wednesday, June 3, 2020

Menabung untuk Akhirat - Mengajarkan Berbagi Sejak Kecil

Source: rinmuna.com


Aku bukanlah orang ķaya yang punya banyak uang. Tapi, aku selalu berusaha memberi apa yang mampu aku beri untuk orang yang membutuhkan.

Bisa berbagi, adalah hal yang paling membahagiakan. 

Sejak kecil, aku memang senang berbagi apa yang aku miliki. Yah, selama aku punya dan mampu untuk memberi orang lain.

Menjadi dermawan, bukanlah hal yang mudah. Kalau aku, meski punya taman baca, aku merasa belum menjadi orang yang dermawan. Sebab, terkadang aku juga masih berat hati memberikan sesuatu pada orang lain.

Karena kekuranganku ini, aku berusaha mengajarkan si kecio untuk berbagi. 

Setelah mengajarinya menabung. Aku mengajari dan membiasakan dia menabung di kotak amal. Awalnya, ketika aku makan di salah satu restoran / rumah makan. Biasanya, di pintu masuk selalu ada kotak amal. Aku mengajari anakku untuk menabung di sana.

Sampai hari ini, anakku belum tahu apa istilah "bersedekah" atau "beramal". Yang dia tahu, hanya istilah menabung setiap kali melihat kotak amal.

Dia selalu bersemangat untuk menabung di kotak amal. Terlebih, saat aku berbelanja di salah satu pusat perbelanjaan. Ada kotak amal kecil yang berupa tabungan. Alhasil, Livia sangat bersemangat untuk menabungkan uangnya di kotak amal tersebut.

Mengajarkan si kecil untuk berbagi. Memang harus dilakukan sejak dini. Sebab, jika orang tua tidak membiasakan anaknya berbagi sejak kecil. Mereka akan terbiasa menyimpan uang atau makanan untuk dirinya sendiri dan tidak mau berbagi.

Oleh karenanya, aku mencoba membiasakan si kecil untuk menabung di akhirat. 

Sebab kotak amal adalah amalan jariyah bagi si kecil.

Semua orang tua, ingin melakukan yang terbaik untuk anaknya. Termasuk membekali anak-anaknya dengan kepribadian, moral, agama dan ilmu yang bermanfaat.

Sampai sini dulu tulisan dari aku.

Maaf, curhat mulu...

0 komentar:

Post a Comment

Copyright © Rin Muna
Design by Anders Noren | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com | Edited by Gigip Andreas