Thursday, August 1, 2024

Penilaian Kompetisi KIM (Komunitas Informasi Masyarakat) Tahun 2024

 



Makassar, 01 Agustus 2024

Tidak pernah terpikirkan dalam hidupku jika aku akan melangkah sejauh ini. Menginjakkan kaki di kota Makassar sembari mengenakan kostum khas Kalimantan adalah anugerah yang luar biasa.
Aku datang ke kota ini bukan untuk jalan-jalan atau travelling. Aku datang ke tempat ini juga bukan dengan biaya pribadi, tapi pakai uang negara. Yakni, untuk mengikuti kompetisi KIM (Komunitas Informasi Masyarakat) tahun 2024 mewakili Provinsi Kalimantan Timur.

Sebagai Ketua KIM Mutiara Borneo, aku bertanggung jawab memaparkan program-program yang kami miliki. Bukan hal yang mudah bagiku. Aku juga tidak mendapatkan gambaran secara detail tentang apa yang sebenarnya harus dilakukan dan  dipresentasikan.


KIM Mutiara Borneo dipilih sebagai komunitas informasi masyarakat yang bergerak di bidang UMKM. Kami memiliki beberapa mitra UMKM dan juga membantu para pelaku UMKM daerah agar produknya bisa lebih dikenal oleh masyarakat luas. 

Salah satu kesalahan yang baru aku sadari setelah mendengarkan pemaparan dari KIM provinsi lain adalah ... aku terlalu banyak memaparkan hal teknis tentang KIM, apa itu KIM dan struktur organisasnya. Padahal hal seperti itu sebenarnya tidak perlu saya paparkan, tapi harus saya hafalkan ketika ditanya oleh dewan juri. Sebab, waktu pemaparan program kegiatan sangat terbatas dan  lebih banyak durasi tanya-jawab dari dewan juri.



Kalau kamu adalah ketua KIM di masa depan dan bergerak di bidang UMKM, aku ingin meninggalkan sedikit pesan. Belajar dari sang juara 1 Nasional dari Daerah Istimewa Yogyakarta, KIM yang bergerak di bidang UMKM harus memiliki produk UMKM sendiri yang dipergunakan dengan sebaik-baiknya untuk kesejahteraan komunitas itu sendiri. Misalnya membuat film edukasi, membuka jasa fotografi, jasa lukis, jasa editing, dan sebagainya. Semoga, kamu adalah pemimpin di masa depan yang baik. Sebab, mengelola komunitas memiliki tantangan masing-masing. Bukan tentang seberapa besar tantangannya, tapi tentang bagaimana cara kita mengelola tantangan tersebut.
Terima kasih banyak untuk tim dari KIM Mutiara Borneo yang telah memberikan banyak pengalaman berharga. Semoga, komunitas ini bisa lebih bermanfaat dan lebih hebat lagi ketika aku tidak lagi menjadi kepalanya.





0 komentar:

Post a Comment

Copyright © Rin Muna
Design by Anders Noren | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com | Edited by Gigip Andreas