Showing posts with label Artikel. Show all posts
Showing posts with label Artikel. Show all posts

Tuesday, August 10, 2021

Terpapar Covid 19? Ini Dia 15 Jenis Tanaman Obat yang Bermanfaat di Sekitar Kita dan Wajib Kita Ketahui

 

          

Design by Canva Pro

 

  15 Jenis Tanaman Obat yang Bermanfaat di Sekitar Kita

 

 Hai ... Hai ...!

Di masa pandemi gini, apa sih yang kalian lakuin untuk menjaga kesehatan supaya tetap fit meski menghabiskan waktu di rumah saja. 

Karena efek PPKM, bikin kita nggak bisa banyak keluar rumah. Supaya tetap bisa menjaga kesehatan keluarga, kita coba untuk mengenal beberapa tanaman obat yang ada di sekitar kita dan bisa kita tanam sendiri di rumah, loh.

Mau tahu, tanaman obat apa aja yang bermanfaat di sekitar kita?

Yuk, simak tulisan di bawah ini sampai selesai!


  1.       Jahe

     

 Sebagai bahan baku obat tradional maupun fitofarmaka karena kandungan gingerol nya.  Gingerol adalah bahan aktif yang di isolasi dari ekstrak jahe asli untuk mengtasi nyeri pada tulang, otot dan sendi. Jahe juga biasanya digunakan sebagai penghangat tubuh.

2.      Kunyit


 

Memilki manfaat rimpang yaitu; sebagai antikoagulan (pebekuan darah), menurunkan tekanan darah, obat cacingan, obat asma, penambah darah, obat sakit perut, penyakit hati, karminatif, stimulan, gatal-gatal, stimulan, diare dan rematik.

 

3.      Kencur


 

Memiliki banyak kegunaan diantara nya yaitu sebagai bahan baku obat tradisional (jamu), fitofarmaka, industri kosmetika, penyedap makanan dan minuman, serta campuran saus Indutri rokok kretek. Penggunaan berdasarkan pengalaman untuk penambah nafsu makan, antiinfeksi bakteri, obat batuk, disentri , tonikum, ekspektoran, masuk angin, dan sakit  perut.

4.      Temulawak


 

Kegunaan rimpang temulawak (cucurcma xanthorrhiza) adalah sebagai bahan baku obat yang dapat merangsang sekresi empedu dan pankreas. Dan sebagian besa digunakan baku obat, produknya berupa minyak temulawak, aleoresin, pati, instan,  zat warna kuning, beberapa jenis makanan, minuman, dan minyak atsiri.

5.      Cabe Jawa

Memiliki manfaat antara lain untuk karminatif,perut kembung, pegal linu, rematik neuralgia. Dan akarnya memiliki manfaat  untuk mengobati sakit gigi.

6.      Kumis Kucing

Berkhasiat diuretik, yang dimanfaat sebagai obat tradisional, juga komoditi ekspor sejak belum perang ke-II.

7.      Lidah Buaya

Biasanya digunakan sebagai penyubur rambut, penyembuh luka, dan merawat kulit. Saat ini, lidah buaya di kembangkan sebagai bahn baku anti biotik,obaat maag, tukak lambung, reumatik, diabetes, anti stres, kecanduan, obat kanker, serta hepatitis. Biasanya juga dimanfaatkan sebagai baahan makanan dan minuman.

8.      Sambiroto

Digunakan sebagai obat secara tradisional untuk mengobati akibat gigitan ular atau serangga, demam, disentri, rematik, tuberkolosis (TBC), infeksi pemcernaan. Selain itu juga digunakan antibakteri, antiglikemia, anti sesak napas, serta memperbaiki fungsi hati. Kini diteliti dan dikembangkan sebagai bahan baku obat HIV dan kanker.

 

9.      Meniran

Manfaat dari tumbuhan ini banyak digunakan sebagai obat tradisional untuk  batuk,  peluruh haid, dan menambah nafsu makan, serta sebagai herbal terstandar (fitofarmaka).  Meniran juga digunakan untuk meningkatkan daya tahan tubuh(immunostimulator). Meniran terbukti bisa memperbaiki fungsi hati, memperbaiki fungsi ginjal,  Dapat dipakai untuk penyakit Hepatitis B. Kandungan urised efektif melawan virus penyebab AIDS atau HIV.

10.  Daun Dewa    

Memiliki manfaat sebagai antipiretik dan antiinflamasi, menurunkan tekanan darah,  antikanker,  dan meluruhkan air kencing.

11.  Pegagan

Biasanya dimanfaatkan sebagai obat tradisional, baik dalam bentuk segar, kering, maupun ramuan (jamu). Di Cina pegagan dimanfaatkan sebagai memperlancar sirkulasi darah dan dipandang lebih bermanfaat dari Ginko Biloba atau ginseng yang berasal dari korea.

12.  Mengkudu

Merupakan tanaman obat multikhasiat dan dimanfaatkan sudah sejak dulu. Mempunyai  banyak manfaat  untuk penyembuhan berbagai penyakit degeneratif seprti rumor, kanker, darah tinggi karena kandungan kimia yang khas.

13.  Jati Belanda

Digunakan sebagai  pelangsing,  kulit batang antidisentri, wasir, pneumonia, batuk dan bronkhitis. Berpeluang menjadi komoditas untuk industri fitofarmaka karena kandungan kimia nya yang diisolasi dari  daun Jati Belanda sebagai obat kolera, bahan baku obat pelangsing, serta peluruh lemak.

14.  Mahkota Dewa (Phaleria Papuana)

Manfaat tumbuhan ini sangat banyak diantara nya adalah untuk mengobati penyakit kanker, jantung, lever, diabetes, darah tinggi, rheumatik, asam urat, ginjal, kulit, alergi, menurunkan kolestrol, ketergantungan narkoba, dan untuk meningkatkan stamina tubuh. Serta mencegah berbagai penyakit alergi seperti biduren, gatal, selesma, dan sesak napas. Selain itu juga dapat memacu kerja otot rahim sehingga memudahkan persalinan.

15.  Gaharu (Eaglewood, Aloewood)

Karena  memiliki kandungan kimia , gaharu di Cina digunakan untuk pengobatan berbagai penyakit seperti penyakit lambung,  ginjal, dada, perut, untuk aphrodisiak, asma, kanker, tonik, dan tumor paru-paru. Dalam kehidupan sehari-hari Gaharu digunakan untuk parfum, sabun, minuman sehat, dan shampoo. Bahkan pada zaman purba di Mesir dan Jerman gaharu digunakan untuk mengawetkan mayat, serta di India dan Kamboja digunakan dalam upacara-upacara keagamaan. Karna memiliki bau yang wangi  itu Gaharu disebut  sejenis wewangian yang paling mahal didunia.

 

 

 

 

Nah, itu dia 15 tanaman obat yang bermanfaat dan ada di sekitar kita. Kita bisa menanamnya sendiri di rumah supaya bisa menjaga kesehatan keluarga saat dibutuhkan sewaktu-waktu. Meski nggak pergi ke mana-mana, kita harus usahakan tetap ada obat untuk keluarga kita. Terlebih, obat alami seperti ini sangat cocok untuk daya tahan tubuh di masa pandemi.

Cukup sampai di sini tulisan kecil dari aku.

 

MuchLove,

 

 

 

 

 

Sumber:  Buku "Sukses Budi Daya Tanaman Obat" oleh Junus Kartasubrata

Saturday, July 31, 2021

5 Pekerjaan Yang Cocok Untuk Ibu Rumah Tangga

 


 


Hai ...! Hai ...!

Gimana kabarnya?

Duh, aku jarang banget nyapa di blog ini karena kesibukan nulis novel dan kesibukan lainnya. 

Kali ini, aku mau bagi informasi tentang beberapa pekerjaan yang cocok untuk ibu rumah tangga.


Mmh ... sebagai ibu rumah tangga, tentunya kita menginginkan pekerjaan yang tidak banyak keluar rumah. Sehingga, kita bisa tetap mengurus rumah dan keluarga dengan baik. Juga bisa membantu menopang perekonomian keluarga.


Aku punya beberapa tips buat para ibu-ibu yang pengen banget punya penghasilan sampingan tanpa harus keluar dari rumah.


Ini nih, pekerjaan yang cocok untuk ibu rumah tangga ;


1. Jualan Online

Kalau kamu suka jualan, kamu bisa mencoba untuk jualan online. Ini adalah pekerjaan yang cocok dilakukan oleh ibu rumah tangga. Hanya bermodalkan gadget, kamu sudah bisa memulai bisnis dari rumah. Nggak ribet 'kan? Sampai saat ini, jualan online masih jadi trend di semua kalangan. Terutama untuk ibu-ibu yang ingin bekerja tanpa mengabaikan tugas-tugasnya di rumah.

2. Crafting / Kerajinan Tangan


Crafting juga bisa menjadi salah satu pilihan untuk ibu-ibu rumah tangga. Kita bisa melakukannya sebagai hobi untuk mengisi waktu luang. Daripada gibah, mending digunakan untuk berkarya. Hasilnya bisa dijual atau dijadikan sebagai hiasan rumah sendiri. Kalau kamu bisa crafting, kamu bisa menghemat pengeluaran dan menghasilkan uang juga, loh.


3. Menjahit


Salah satu pekerjaan lain yang aku lakoni sebagai ibu rumah tangga adalah menjahit. Ya, karena nggak ribet. Kita nggak perlu keluyuran di luar setiap hari. Bekerja dari rumah, menunggu pelanggan datang sendiri. Kamu bisa mencoba pekerjaan ini. Butuh ketelatenan dan ketelitian. So, lihat dulu passion kamu. Kamu bisa menjalaninya atau tidak. Jika tidak, bisa pilih pekerjaan lain yang lebih cocok.


4. Menulis Buku


Menulis buku adalah pekerjaan yang paling enak bagi ibu rumah tangga. Bisa dilakukan di waktu luang. Tapi ketika sudah masuk industri profesional, maka harus bisa mengatur waktu tersendiri untuk menulis. Menghasilkan tulisan-tulisan dan karya yang memiliki nilai jual juga tidak mudah. Tapi kamu bisa belajar memulainya dari sekarang. Tidak ada orang sukses yang tidak berproses. Semuanya butuh proses. Tidak ada yang instan.


5. Berkebun / Menanam Tanaman Hias


Berkebun di halaman rumah juga bisa dijadikan sebagai pekerjaan yang cocok untuk ibu rumah tangga. Bisa menggunakan pekarangan untuk menanam sayuran, cabai atau tanaman hias. Bahkan saat ini, harga tanaman hias bisa dibilang lumayan baik. Kalau aku sih, masih lebih baik tanam sayuran. Selain bisa dijual, kita juga bisa melakukan penghematan dengan menanam tanaman sendiri di rumah. Nggak perlu beli sayur lagi 'kan? Apalagi, cara bercocok tanam saat ini sudah modern dan minimalis. Tidak perlu menggunakan pekarangan luas untuk menanam cabai dan sebagainya.



Nah, ini dia 5 pekerjaan yang cocok untuk ibu rumah tangga.

Kalau kamu ada saran lain, tinggalkan di kolom komentar, ya!


Yuk, kita saling berbagi informasi dan saling dukung!



Follow akun instagram aku:

@rin.muna dan @vellanine.tjahjadi

Wednesday, April 14, 2021

8 Manfaat Karamunting

 



8 Manfaat Karamunting

 

Hai ... hai ...!

Apa kabar semuanya?

Hari ini ... aku abis pulang dari kebun buat ngambil buah kelapa sawit. Langsung deh duduk di depan laptop untuk melepas penat dan mencari hiburan.

Eits ...! Apa sih yang bikin aku tiba-tiba langsung open laptop? Padahal, aku baru aja dari kebun.

Hmm ... ini, nih. Ada ilmu baru yang mau aku share ke kalian.

Di kebun tadi, aku melihat keindahan bunga karamunting. Tahu ‘kan? Yang bunganya cantik warna ungu dan buahnya bisa dimakan itu?

Kalau anak-anak zaman dulu, suka banget makan buah karamunting ini karena rasanya enak dan bikin lidah kita jadi biru keungu-unguan gitu. Ada nggak sih yang masih mengalami gimana serunya nunjukkin lidah yang udah berubah warna setelah makan buah karamunting ini?

Aku tuh termasuk anak yang jahil di zamannya. Seneng banget ngumpulin buah karamunting cuma buat nunjukkin kalau lidah aku sudah berubah jadi biru. Hahaha.

Setelah aku cari tahu ... Eh, ternyata tanaman yang tumbuh liar di desaku ini ... termasuk tanaman yang kaya manfaat, loh. Aku juga baru tahu setelah aku penasaran mencari nama ilmiah karamunting di internet.

Karamunting ini memiliki nama ilmiah Rhodomyrtus tomentosa dan termasuk dalam famili Myrtaceae (jambu-jambuan).

Karamunting memiliki nama yang berbeda di beberapa daerah. Kalau di daerah kamu, namanya apa ya? Sharing, dong!

Tanaman liar berkayu ini merupakan tanaman yang berasal dari Asia Selatan dan Asia Tenggara. Sampai akhirnya menyebar ke daerah tropis dan subtropis dengan ketinggian mencapai 2400 m.

Di beberapa tempat, karamunting dijadikan tanaman hias karena bunganya yang cantik dan sangat menarik. Di tempat lain juga ada yang menganggap karamunting adalah gulma pengganggu karena pertumbuhannya yang sangat cepat hingga mengalahkan vegetasi aslinya.

Karamunting yang dianggap sebagai gulma oleh sebagian orang ini ... ternyata memiliki banyak manfaat, loh. Mau tahu, apa aja sih manfaat dari karamunting ini?

Yuk, simak artikel di bawah ini:

  1. Buah Sebagai antioksidan

Ekstrak antosianin dari buah karamunting memiliki aktivitas antioksidan yang kuat. Antioksidan diperlukan untuk mencegah dan mengurangi penyakit akibat radikal bebas. Penyakit yang sering dihubungkan dengan radikal bebas antara lain penuaan dini, kanker dan serangan jantung.

 

Wah, pantes aja orang zaman dulu itu banyak yang sehat-sehat. Mereka nggak mengenal rumah sakit. Ternyata, ini adalah salah satu rahasianya. Karena zaman dulu, orang yang tinggalnya masih di hutan selalu makan makanan yang mengandung banyak sekali manfaat untuk tubuh.

 

  1. 2.    Akar; Meningkatkan jumlah trombosit

Tidak hanya buahnya. Ternyata, akar karamunting juga sangat berfungsi untuk meningkatkan jumlah trombosit dalam darah. Hal ini sangat penting untuk penyembuhan beberapa penyakit seperti penyakit Demam Berdarah yang kerap kali menyerang trombosit dalam tubuh kita.

 

  1. 3.    Akar; meningkatkan tingkat fibrinogen dan otot kontrak pembuluh darah halus.

Selain untuk meningkatkan trombosit, ternyata akar karamunting juga berperan dalam meningkatkan kinerja fibrinogen, loh. Ada yang tahu, Fibrinogen itu apa? Yuk, kita belajar lagi untuk cari tahu ... apa itu fibrinogen?

 

  1. 4.    Ekstrak akar mampu menghambat bakteri Staphylococcus aureus sebagai penyebab nanah.

Nah, buat kalian yang pernah terluka atau gatal-gatal hingga timbul nanah. Kalian bisa coba ekstrak akar karamunting ini untuk menyembuhkannya. Selamat mencoba!

 

  1. 5.    Akar dapat digunakan sebagai pewarna hitam alami untuk menghitamkan gigi dan alis.

Wah, orang zaman dulu aja sudah menghitamkan alis dengan cara alami ya? Buat teman-teman yang mau coba ... boleh juga nih menggunakan akar karamunting sebagai bahan untuk pembuatan alis.

 

  1. 6.   Daun untuk bahan pengobatan herbal penyakit diabetes.

Nah, diabetes ini menjadi salah satu penyakit yang sangat ditakuti di masa sekarang ini. Kenapa? Karena zaman sekarang, kita lebih banyak rebahan daripada bergerak. Jadi, kadar gula dalam tubuh kita kerap kali tidak terbakar secara sempurna. Beda dengan orang zaman dulu yang rajin jalan kaki dan beraktivitas di luar rumah. Mereka semua sehat-sehat, loh.

 

  1. 7.    Daun sebagai obat luka dengan cara mengunyah daun dan menempelkan pada luka.

Hmm ... ini yang paling mudah untuk digunakan. Kalau suatu saat kamu kebetulan terluka dan tidak ada obat, kamu bisa coba menggunakan daun karamunting ini untuk dijadikan obat luka. Eits, hati-hati ya! Jangan sampai tertelan saat mengunyah daunnya, nanti nggak jadi buat obat, hihihi.

 

  1. 8.    Daun Dapat dimanfaatkan untuk menetralkan racun.

Wah, selain bisa digunakan sebagai obat luka. Bisa juga untuk menetralkan racun, loh. Kamu bisa coba daun karamunting yang kaya manfaat ini untuk mengobati lukamu. Tapi ... kalau luka dalam hati ... mmh ... nggak tahu ya, bisa diobati atau nggak pakai daun karamunting ini. Hehehe ....

 

 

Nah, itu dia manfaat daun karamunting yang jarang banget kita ketahui. Jujur, aku juga nggak tahu kalau karamunting ini punya banyak manfaat kayak gini. Soalnya, kalau di kampungku ... karamunting ini hanya dianggap sebagai tanaman liar atau gulma pengganggu. Sama sekali nggak ada harganya. Dibiarkan tumbuh liar begitu aja. Kalau aku ngambilin pohon karamunting, mungkin semua orang akan menganggapku gila.

Eh, ngomong-ngomong ... aku sering gunakan daun karamunting ini untuk merebus daun pepaya, loh. Katanya sih, untuk mengurangi rasa pahitnya sebelum kita makan. Bener, nggak? Cobain sendiri, deh!

 

Sampai di sini dulu artikel dari aku ...

Kita ketemu lagi di artikel selanjutnya!

 

Silakan komentar di bawah untuk sharing atau sekedar minta tips dari aku. Siapa tahu, aku bisa hadirkan tulisan yang menarik untuk kalian baca dan mudah untuk dimengerti.

 

 

Much Love,

@vellanine.tjahjadi

 

 

Sumber : tbu.litbang. pertanian.go.id

 


Tuesday, March 16, 2021

7 Permainan Tradisional Indonesia yang Hampir Punah

 

Permainan Tradisional Indonesia yang Hampir Punah

 

Hai ... hai ...! Kali ini aku mau bahas tentang permainan tradisional asli Indonesia yang hampir punah. Mungkin,buat anak era 4.0 ... permainan kayak gini adalah sesuatu yang asing. Bahkan, mungkin belum pernah merasakan sensasi permainan ini secara langsung. Secara, hampir semua permainan sudah ada di gawai dan dimainkan hanya dengan mengusap jari. Tidak akan merasakan bagaimana sensasi memukul sungguhan atau jatuh sungguhan. Hihihi ... pokoknya, permainan tradisional itu seru banget. Nyesel, deh kalo kamu nggak pernah ikut permainan ini.

Yuk, simak di bawah ini!

Ada 7 permainan tradisional yang hampir punah dan wajib kamu tahu. 

Apa aja sih?

 

1.       Perang Bantal


gpswisataindonesia.info


Permainan Perang Bantal dulu pernah populer dan sering dimainkan  masyarakat Indonesia . Aturan mainnya, dua pemain duduk di atas sebuah batang pohon yang diletakkan di atas air. Permainan ini biasanya dilakukan di atas sungai atau kolam. Pemain tersebut duduk berhadapan dengan senjata dua buah bantal yang digunakan untuk saling memukul.

Permainan ini tidak dibatasi waktu. Pemenangnya ditentukan dari siapa yang bisa menjatuhkan ke dalam air terlebih dahulu.

 

 

2.       Patok Lele

https://mainantradisionalindonesia.wordpress.com/




Patok lele adalah permainan dengan menggunakan dua bilah kayu, satu berukuran 10 cm dan yang lain berukuran 40 cm. biasanya permainan dilakukan dua peserta atau dua grup, dengan membuat lubang untuk meletakkan satu bilah yang pendek. Bilah yang panjang digunakan untuk memukul bilah yang di atas lubang agar melenting jauh. Yang lebih jauh yang menang. Patok lele merupakan permainan masyarakat yang bisa dilakukan oleh semua umur, dari anak-anak, remaja, hingga dewasa, baik laki-laki maupun perempuan.

 

3.       Ingkling

https://www.dictio.id


Ingkling adalah permainan lompat-lompat katak yang dilakukan dengan satu kaki dan berhenti dengan dua kaki pada kotak-kotak tertentu. Permainan ingkling umumnya dimainkan oleh anak perempuan. Permainan ini paling sedikit dimainkan oleh dua orang. Alat yang digunakan adalah kapur dan gacuh (pecahan genting berbentuk bulat atau persegi, kadang juga batu) untuk menentukan posisi main.

Saat mulai bermain ingkling, harus menentukan siapa pemain pertama. Setelah itu semua gacuh disimpan di kotak pertama. Pemain pertama menuju kotak berikutnya dengan sebelah kaki. Lalu pada bagian setengah lingkaran, kedua kaki boleh menginjak tanah. Kemudian pemain menginjak kotak-kotak berikutnya dengan sebelah kaki. Setelah berhasil melewati satu putaran, diteruskan ke kotak berikutnya sampai habis. Setiap ada gacuh, tidak boleh diinjak dan harus dilangkahi.

 

4.        Sabung Ayam

https://radarlampung.co.id


Sabung ayam pada awalnya adalah permainan yang populer di masyarakat. Namun karena aroma perjudian yang kental dalam permainan ini, sabung ayam kemudian dilarang. Selain itu permainan ini juga dianggap tidak manusiawi, karena melakukan penyiksaan binatang sampai luka parah atau mati.

Cara main sabung ayam adalah menyiapkan dua ayam dalam satu arena, biasanya ayam jantan atau ayam jago. Permainan ini tidak terbatas waktu. Aturannya hanya salah satu ayam kabur atau mati. Ayam jago yang bertahan, itulah pemenangnya.

 

5.       Permainan Bahempas

@tawakborneo


Permainan ini asli dari Kalimantan Timur, tepatnya di Kutai Kartanegara. Permainan ini dilakukan oleh dua orang pemuda yang sama besar dan kuat fisiknya. Alat yang digunakan adalah tongkat dan tameng anyaman yang terbuat dari rotan untuk masing-masing pemainnya.

Permainan dimulai dengan dua pemain berhadapan lengkap dengan atributnya. Permainan ini biasanya dilakukan dalam 2-3 menit. Setelah permainan dimulai, pemain akan saling memukul lawan dengan mengayunkan dan menangkis pukulan dengan alat mereka. Pemenangnya adalah siapa yang menjatuhkan lawan dengan cepat.

 

6.       Bola Bekel

https://www.ibudanbalita.com


Permainan ini populer di kalangan anak-anak perempuan. Cara bermain bola bekel adalah dengan menggenggam seluruh biji bekel dan menebarkan seluruh biji itu ke lantai sambil melempar bola ke atas dan menangkapnya. Biji diambil satu persatu sampai habis. Ulangi lagi sampai pada peraturan berikutnya hingga permainan berakhir.

Bila pemain tidak bisa melakukan aturan permainan yaitu secara bersamaan dengan saat melempar dan menangkap bola, berarti ia kalah dan permainan diganti oleh lawan main. Lama permainan tidak terbatas dan sesuai kesepakatan.

 

7.       Egrang

https://indonesia.go.id


Permainan egrang sudah sulit ditemukan, baik di desa maupun di kota. Selain karena permainan ini cukup sulit, juga diperlukan alat-alat yang tidak mudah lagi ditemukan. Egrang adalah permainan dengan berjalan menggunakan alat dari bambu, kayu, atau batok kelapa. Tentu saja untuk memainkan alat ini diperlukan keterampilan dan keseimbangan tubuh yang baik.

Selain butuh keterampilan, permainan ini juga membutuhkan keberanian. Permainan egrang umumnya muncul secara sporadis di Indonesia untuk perlombaan hari kemerdekaan. Selain itu, jarang sekali orang melakukan permainan ini.


__________________________


Ditulis oleh : Avalynn Seanjaya

Sumber : Kisah 1001 Game/Permainan Paling Seru di Dunia


Thursday, May 14, 2020

Hijabers, Perhatikan Jarum di Sekitarmu! Pakai Bantalan Biar Lebih Aman

www.rinmuna.com



Hai ... temen-temen!
Apa kabar?

Buat temen-temen hijabers, kalian pernah nggak sih pakai jarum pentul buat menahan hijab kalian biar nggak mudah lepas?

Kalau aku sih, selalu punya jarum pentul karena selain untuk menahan hijab, juga aku gunakan untuk menjahit. Sehingga, aku punya banyak koleksi jarum pentul yang aku gunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Ada banyak cara untuk menyimpan jarum pentul.
Dulu sih, aku suka naroh sembarangan aja. Asal taroh sana-sini, kadang cuma dimasukkin ke dalam cup atau botol kecil aja. Nggak pernah kepikiran kalau itu jarum bakalan tercecer dan bisa aja keinjak karena ngasal narohnya.

Nah, setelah aku punya anak ... sebagai seorang ibu, pastinya aku bakal khawatir dong kalau naroh jarum pentul sembarangan. Takutnya, aku yang pakai dan naroh asal-asalan, eh ... si kecil yang suka lari-larian ke sana ke mari itu jadi korban karena nginjak jarum pentul. Bakal ngerasa bersalah banget kan kalau jadi seorang ibu yang nggak hati-hati.


Kalau aku sih, lebih nyaman pakai bantalan jarum karena nggak mudah tercecer. Asalkan tetap selalu berhati-hati, setelah dipakai harus langsung dimasukkan lagi ke bantalan jarum supaya tetap aman dan nyaman.

 


www.rinmuna.com

Alhasil, aku bikin beberapa bantalan jarum yang aku gunakan untuk menyimpan jarum pentul. Supaya aman dan nyaman saat si kecil lari-larian di dalam rumah tanpa takut kakinya bakalan kena jarum pentul.

Kalian juga bisa bikin bantalan jarum pentul sendiri di rumah. Nggak perlu banyak bahan, cukup menggunakan kain perca dan dakron secukupnya saja. 

Tutorialnya, bisa kalian intip di dua video ini :




Buat kalian yang males ribet, bisa request sama aku. Bisa dateng langsung ke rumah aku buat dapetin bantalan jarum pentul murah meriah supaya si kecil tetap aman dan nyaman tanpa ada jarum-jarum yang tercecer. Karena aku biasa bikin dan punya beberapa stock bantalan jarum yang model biasa. 
Kalian juga bisa order online lewat Tokopedia, tinggal klik link di bawah ini :

Bantalan Jarum Biasa 6 Ribuan 


Nah, itu dia salah satu andalan aku buat nyimpan jarum pentul dan jarum jahit lain supaya tidak khawatir dengan jarum-jarum yang tercecer ke mana-mana.

Kalau kamu, sukanya simpan jarum di mana? Di box, di laci lemari atau pakai bantalan  jarum kayak aku?
 

Copyright © Rin Muna
Design by Anders Noren | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com | Edited by Gigip Andreas